Vegie Festive: Mad Grass Collaborative Space & Cloud Kitchen

by - Januari 01, 2022

konter pengambilan makanan seperti jendela
 
Happy new year! Mari mengawali awal tahun ini dengan series Vegie Festive yang kali ini cukup unik karena aku nggak cuma review makanannya aja, tetapi akan review sedikit tentang tempatnya, karena tempat yang satu ini isinya makanan vegan semua.. hehehe. Jadi kalau kalian di Jakarta, dan pengen nyobain makanan-makanan vegetarian yang nggak zonk, bisa mampir ke...
 
Mad Grass Collaborative Space & Cloud Kitchen
Cipete Selatan, Jakarta Selatan, ada di seberang SDN Cipete 1. 

Pas aku mampir kesana, tempatnya sendiri enggak terlalu luas, tetapi outdoor.. Jadi pastikan kamu ke sana pas lagi enggak hujan, ya. Namun, ini juga jadi poin plus selama masa pandemi seperti sekarang. Untuk pemesanan, kita diminta untuk scan QR code, lalu order dan melakukan pembayaran secara digital seperti kalau kita lagi pesan GoFood/Grab Food, tapi yang versi self pick up. Kalau pesanannya udah jadi, kita bisa ambil di counter. Jadi walaupun banyak tenant di tempat ini, tetapi pesan dan ambilnya tetap di satu tempat, makanya disebut sebagai cloud kitchen.
 
tempat makan dengan meja bulat di bawah pohon

pohon natal dari kardus oatly
 
Tenant-tenant-nya pun enggak kelihatan semua.. Di dalam Mad Grass cuma ada Mad Coffee dan counter untuk ambil makanan. Jangan dibayangkan seperti food court, ya. Tips juga, sebelum ke sana, lebih baik cek dulu website Mad Grass untuk tau tenant-tenant apa aja yang buka di hari itu, karena mereka enggak buka setiap hari.

Waktu aku ke sana, tempatnya sendiri masih sepi, mungkin karena pertengahan weekdays, ya? Jadi buat aku sendiri nyaman sekali untuk makan langsung di sana.

Menu yang aku coba ada dua:
 
cincau coconut milk dan mentai katsudon
 
- Kinkitsuya Vegan Mentai Katsudon Rp64.000
Rasanya menurut aku mirip dengan meat katsu biasanya, lembut di dalam dan crispy di bagian luar. Saus mentainya juga enak, creamy dan enggak pedas. Selain itu juga dapat salad dengan dressing olive oil (?). Satu porsi juga cukup mengenyangkan. Oia, info sedikit, aku kutip dari Instagram Mad Grass, katanya di dalam menu ini enggak menggunakan bawang jenis apapun, karena alasan spiritual. Hmm.. unik juga, ya?
 
- Cincau Cuan Cincau with Coconut Milk Rp28.000
Ini enak! Seger dan enggak bikin eneg walaupun pakai santan. Manisnya juga enggak berlebihan. Cincaunya juga teksturnya lembut dan rasanya enggak pahit. Tau kan, ada cincau warna hijau yang rasanya itu agak pahit? Nah, kalau ini enggak sama sekali. Enak sih menurutku, bisa jadi alternatif minuman dingin buat yang enggak suka kopi.

menu nasi madura disajikan dalam kemasan kertas

- Plantelicious Nasi Madura Bumbu Hitam Rp40.000
Kalau ini dagingnya crispy sekali dan cukup berserat. Teksturnya lumayan mirip dengan daging bebek. Kebetulan aku coba dengan nasi santan karena rekomendasi dari teman. Menurutku ini menunya enak sekali dan worth the price, untuk kalian yang vegetarian dan sesekali ingin makan "daging". Favoritku dari menu ini adalah sambal minyak hitam madura-nya! Super enak dan pedas!
 
Harga menu-nya sendiri memang masih di atas Rp30.000, mungkin masih kurang murah untuk konsumsi sehari-hari (I mean, 7 hari seminggu). Namun, termasuk affordable untuk harga makanan vegan, menurutku. Apalagi lokasinya di Jakarta Selatan. Bisa sih untuk sesekali mampir saat weekend, makan siang, atau saat sedang malas masak. Siapa nih para vegetarian yang suka bingung makan di mana pas weekend?
 
Aku masih penasaran pengen cobain kopinya kapan-kapan, karena kata temanku kopinya enak dan enggak berbau, padahal pakai campuran oat & soy milk. Aku sampai sekarang masih belum menemukan kopi plant-based yang rasanya cocok di lidah selain Kopi Soe Soya.

You May Also Like

1 komentar

  1. penasaran sama makanan serba vegan disini, sayang jauh banget
    ngeliat foto nasi maduranya astagahhh enak bener

    BalasHapus

Thank you ya sudah mampir dan meninggalkan komentar 😍