5 Buku Favorit 2020

by - Desember 09, 2020


Kemarin temanku sempat tanya, aku melakukan apa saja di rumah, karena selama pandemi memang aku belum pernah jalan-jalan sama teman. Lalu aku jawab, cuma baca buku, hehe. Mungkin ini alasan kenapa aku bisa baca 27 buku di tahun 2020, ya? Ini rekor pertama kali aku baca buku sebanyak ini. Aku memang dari kecil suka membaca, tetapi bukan yang selalu baca buku setiap hari.

Walaupun membaca buku enggak membuat aku tiba-tiba punya skill tambahan seperti apabila aku belajar memasak atau belajar hal lain, tetapi aku sangat berterima kasih karena aku banyak belajar konsep baru untuk menjalani hidup dari buku-buku yang aku baca.

Sebelumnya aku juga mau membuat pengakuan, bahwa dari 27 buku, ada 6 buku yang enggak aku baca sampai habis. Karena ada banyak alasan, beberapa diantaranya aku kurang cocok dengan gaya menulis pengarangnya, atau aku kurang suka dengan cerita di dalam buku tersebut. Apabila aku merasa bukunya kurang cocok, biasanya aku pilih enggak akan lanjutkan baca daripada nanti aku pusing sendiri. :p

Pertama, aku jabarkan dulu 27 judul buku yang aku baca, ya.


1. The Subtle Art of Not Giving a F*ck
by Mark Manson

2. Blink: The Power of Thinking Without Thinking
by Malcolm Gladwell

3. The Four Agreements: A Practical Guide to Personal Freedom
by Don Miguel Ruiz

4. The Little Prince
by Antoine de Saint-Exupéry

5. A New Earth: Awakening to Your Life’s Purpose
by Eckhart Tolle

6. Norwegian Wood ***
by Haruki Murakami

7. The Power of Now: A Guide to Spiritual Enlightenment
by Eckhart Tolle

8. What God Said: The 25 Core Messages of Conversations with God That Will Change Your Life and the World ***
by Neale Donald Walsch

9. Atomic Habits: An Easy & Proven Way to Build Good Habits & Break Bad Ones
by James Clear

10. The Untethered Soul: The Journey Beyond Yourself ***
by Michael A. Singer

11. Stillness Speaks
by Eckhart Tolle

12. Eat, Pray, Love
by Elizabeth Gilbert

13. The Seven Habits of Highly Effective People ***
by Stephen R. Covey

14. Milton's Secret: An Adventure of Discovery through Then, When, and the Power of Now
by Eckhart Tolle,  Robert S. Friedman,  Frank Riccio (Illustrator)


15. The Life-Changing Magic of Tidying Up: The Japanese Art of Decluttering and Organizing
by Marie Kondō

16. The Mastery of Love: A Practical Guide to the Art of Relationship --Toltec Wisdom Book
by Miguel Ruiz

17. Oh, the Places You'll Go!
by Dr. Seuss

18. The Slight Edge
by Jeff Olson

19. The Velveteen Rabbit
by Margery Williams Bianco, William Nicholson (Illustrator)

20. The Artist's Way: A Spiritual Path to Higher Creativity ***
by Julia Cameron

21. The Little Book of Hygge: The Danish Way to Live Well
by Meik Wiking

22. Practicing the Power of Now: Essential Teachings, Meditations, and Exercises from the Power of Now
by Eckhart Tolle

23. Eleanor Oliphant Is Completely Fine
by Gail Honeyman

24. Who Moved My Cheese?
by Spencer Johnson,  Kenneth H. Blanchard

25. Goodbye, Things: The New Japanese Minimalism
by Fumio Sasaki

26. Convenience Store Woman ***
by Sayaka Murata

27. Oneness With All Life: Inspirational Selections from A New Earth
by Eckhart Tolle

Catatan: buku-buku yang enggak aku selesaikan aku beri tanda *** di belakang judulnya.

Sebetulnya lumayan sulit memilih 5 buku favorit 2020, karena ternyata banyak sekali buku bagus yang aku baca selama tahun ini. Karena baru di tahun ini aku mulai eksplor buku bahasa Inggris, jadi semangat sekali baca buku-buku yang ada label "#1 New York Times Bestseller", hehe. Senang akhirnya bisa baca buku yang jadi favorit seluruh orang di dunia tanpa harus tunggu versi terjemahannya. Terkadang suka lihat di rekomendasi buku di Youtube atau POPSUGAR, tetapi sering sedih karena enggak bisa baca karena belum ada terjemahan bahasa Indonesianya.

Oke, jadi, 5 buku favorit 2020 adalah....... *drum roll*


1. The Four Agreements
Pengarang: Don Miguel Ruiz
Kategori: Non Fiksi

Ini adalah buku ketiga pertama yang aku baca di tahun 2020, dan masih menjadi favorit hingga sekarang. Buku ini tipis, cara penyampaiannya to the point dan sederhana. Apabila kamu baru pertama kali ingin membaca buku pengembangan diri atau self help book, aku sangat rekomendasikan buku ini.

Jadi, buku ini menjelaskan 4 perjanjian yang apabila kita terapkan di kehidupan sehari-hari, maka hidup kita akan lebih tenang dan bahagia. Keempat pilar tersebut adalah:

- Be impeccable with your word: bertutur kata yang baik, karena kata-kata adalah bumerang untuk dirimu sendiri.

- Don't take anything personally: alias jangan baper, karena setiap perkataan dan perlakuan orang adalah cerminan dari diri mereka sendiri, jadi jangan baper apabila kita dipuji dan jangan baper pula apabila kita dicemooh.

- Don't make assumptions: apabila ada hal yang kurang jelas, butuh bantuan, lebih baik ditanyakan, buat semua hal sejelas mungkin, lalu kembali ke perjajian kedua, jangan baper apapun jawabannya, ya.

- Do your best: karena apabila kita telah melakukan semua hal dengan usaha yang terbaik, walaupun hasilnya mungkin enggak sempurna, tetapi ini adalah usaha maksimal kita, sehingga enggak akan ada rasa penyesalan di akhir. Usaha maksimal kita juga akan bervariasi dari waktu ke waktu. Misalnya saat dalam keadaan sakit dan dalam keadaan sehat, pasti hasil keduanya akan berbeda, tetapi enggak apa-apa yang penting kita sudah berusaha maksimal. Dan berusaha maksimal bukan berarti menyakiti diri, lo. Berusaha maksimal sesuai batas kemampuan wajar, tanpa menyakiti diri sendiri atau mengorbankan kesehatan.

Singkat sekali, kan? Namun kamu harus baca bukunya langsung karena banyak sekali kata-kata dan contoh yang langsung masuk ke hati dan sangat relate. Sampai sekarang apabila sedang merasa resah atau pusing, aku suka baca ulang buku ini supaya diingatkan kembali dengan keempat perjanjian tersebut.


2. A New Earth
Pengarang: by Eckhart Tolle
Kategori: Non Fiksi

Sejujurnya aku suka semua buku Eckhart Tolle dan memilih salah satu cukup sulit buatku. Namun, aku putuskan untuk memilih A New Earth karena ini buku Eckhart Tolle pertama yang aku baca dan benar-benar sangat berkesan.

Buku ini adalah buku pertama yang mengajarkan aku tentang "being in the present moment" (fokus menikmati kegiatan di detik ini) dan mengendalikan ego. Jujur saja sebagai anak terakhir, ego aku sangat tinggi. Buku ini akan menuntun kita untuk bertindak dan bertutur terlepas dari status (wanita, umur sekian, menikah, tinggal di kota A, alumni universitas B, dsb) dan masa lalu kita. Benar-benar sesuai hati nurani kita sendiri. Tanpa melihat apakah hal tersebut meningkatkan "status" diri kita. Karena kembali lagi, apapun status, masa lalu kita, semua akan hilang saat kita mati.

Contoh sehari-hari adalah menggunakan barang dengan merek tertentu. Terkadang ada orang yang menggunakan barang dari merek tertentu karena kualitasnya, atau karena menghargai seni di dalamnya. Namun, enggak jarang pula orang menggunakan merek tertentu supaya terlihat punya banyak uang, nah itu adalah bagian dari ego. Lalu terkadang kita enggak mau melakukan suatu hal karena merasa status kita terlalu tinggi untuk melakukan hal tersebut, misalnya naik kendaraan umum, itu juga bagian dari ego. 

Orang yang merasa dirinya rendah dan enggak bisa apa-apa juga bisa jadi punya ego tinggi, lo. Dibalik sifat tersebut, ada keinginan untuk menunjukkan bahwa dirinya sebenarnya superior dari orang lain. Apabila kita merasa lebih tinggi atau lebih rendah dari orang lain, itu merupakan salah satu tanda ego diri kita.

Jadi jadikan niat positif untuk sesama (bukan untuk kepentingan pribadi) sebagai landasan hal apapun yang kita lakukan. Dengan begitu, enggak akan ada lagi kejahatan dan korupsi. Sesuai judul bukunya, A New Earth. Ngomong-ngomong, buku ini merupakan salah satu buku favorit Oprah, lo

Untuk membaca buku ini aku sarankan cari waktu yang tenang, dan resapi setiap kalimatnya. Membaca buku ini enggak bisa buru-buru karena beberapa bagian ada yang harus dibaca berulang kali supaya paham maknanya. Dan sebaiknya apabila menemukan suatu bagian yang kamu suka, berhenti baca dan benar-benar diresapi.


3. Atomic Habits
Pengarang: James Clear
Kategori: Non Fiksi

Setiap lihat ulasan buku ini di media sosial, rasanya belum ada yang bilang enggak suka baca buku ini. Semua bilang buku ini bagus, dan aku sangat setuju. Buku ini menjelaskan tentang bagaimana kebiasaan kecil yang kita lakukan sehari-hari, yang kelihatannya sepele, tetapi apabila dilakukan rutin dalam jangka panjang bisa memberikan dampak yang besar untuk hidup kita. Sesuai judulnya, Atomic Habits atau yang diterjemahkan menjadi "kebiasaan kecil".

Sebenarnya banyak buku lain yang juga membahas topik serupa, tetapi buku ini merupakan salah satu yang terbaik karena benar-benar sangat mudah dibaca dan dimengerti. Penjelasannya sederhana dan sangat jelas dengan contoh-contoh. Buku ini juga menjelaskan secara runut mulai dari konsep habits hingga cara supaya kita enggak procrastinating.


4. The Mastery of Love
Pengarang: Don Miguel Ruiz
Kategori: Non Fiksi

Ini adalah buku kedua dari Don Miguel Ruiz yang aku baca, dan aku juga sangat suka buku ini. Pembahasan topik love di buku ini enggak sebatas hubungan romantis, tetapi juga dengan semua orang yang kita sayangi. Dari buku ini aku belajar konsep menciptakan cinta mulai dari diri sendiri supaya kita enggak haus cinta dari orang lain dan justru kita bisa memberikan cinta ke orang lain.

Lalu aku juga belajar konsep bahwa kita enggak perlu overprotektif dengan orang-orang yang kita sayangi dan berusaha mengatasi masalah-masalah mereka. Semua orang yang kita sayangi berhak mengambil keputusan sesuai keinginan mereka, dan mereka juga pasti bisa mengatasi apapun konsekuensi dari keputusan tersebut, yang harus kita lakukan adalah memberikan semangat untuk mereka dan mencintai mereka apa adanya.

Intinya buku ini bisa mengeluarkan kita dari hubungan yang terlalu bergantung satu sama lain, kita bisa menciptakan kebahagiaan untuk diri sendiri, dan membagikannya ke orang yang kita sayangi. Apabila dalam suatu hubungan ada rasa tanggung jawab untuk membuat orang yang kita sayangi bahagia, atau kita merasa orang yang kita sayangi harus memberikan kita kebahagiaan, itu akan membuat kita dan pasangan saling terbebani dan justru membuat masalah baru yang dinamakan "posesif".


5. Eleanor Oliphant is Completely Fine
Pengarang: Gail Honeyman
Kategori: Fiksi

Akhirnya, ada buku fiksi di daftar ini! Hehehe. Selama tahun 2020 aku hanya baca 7 buku fiksi dan 4 diantaranya adalah buku anak-anak. :)) Dan buku ini sebetulnya aku masukkan karena aku merasa membosankan apabila daftar ini isinya self help book semua. Jadi aku masukkan buku ini karena ceritanya menurutku sangat menarik dan membuat aku penasaran sampai akhir buku.

Buku ini menceritakan seorang wanita umur 30 tahun, bernama Eleanor Oliphant. Eleanor ini tipe orang yang suka kerapihan dan kebersihan, sangat independen, suka merasa bahwa dirinya berbeda dengan orang-orang sekitarnya, dan cenderung menarik diri dari orang lain, akhirnya orang lain pun jadi agak segan sama dia (karena ini Eleanor enggak punya teman akrab). Sampai suatu hari dia bertemu seorang penyanyi dan bercita-cita ingin jadi pacar penyanyi tersebut. Nah, sampai sini silahkan dilanjutkan baca bukunya, ya. Hehe.

Awalnya aku pikir buku ini punya cerita klise tentang seorang wanita yang bertransformasi dari anti sosial jadi seseorang yang cantik dan terkenal ala cerita Betty la fea dan romance ala chicklit. Tetapi ternyata buku ini bercerita tentang trauma dan kesehatan mental! Maaf ya agak sedikit spoiler. :(

Namun, justru itulah yang membuat buku Eleanor Oliphant is Completely Fine jadi menarik karena ceritanya enggak mudah ditebak. Ceritanya juga tipe yang membuat kita "feel good" setelah membacanya.

Oh iya, buku ini juga kabarnya akan dibuat versi film, lo. Beberapa sumber bilang, Reese Witherspoon, salah satu yang merekomendasikan buku ini melalui klub bukunya, akan menjadi pemain utama sebagai Eleanor. Hmm, penasaran juga sih seperti apa jadinya dalam bentuk film.

---

Yay, selesai! Itu dia 5 buku favorit 2020. Aku enggak sabar untuk baca buku lain di tahun 2021! Kalau kamu rekomendasi buku, tulis juga ya di kolom komentar. :)

Ngomong-ngomong, apabila kamu sedang mencari referensi buku, aku sarankan untuk cek Youtube Channel Lavendaire dan Jenn Im. Untuk Instagram, bisa cek profil @irinews. Terkadang juga aku lihat akun @reesesbookclub untuk kategori fiksi dan @oprahsbookclub untuk kategori non fiksi.

---

Sumber foto: amazon.com, goodreads.com

You May Also Like

2 komentar

  1. Dari lima buku di atas sepertinya buku yang terakhir yang paling di baca karena bergenre fiksi yang sukar ditebak.

    BalasHapus
  2. Aku pun pusing baca Norwegian Wood nggak beres-beres:(

    BalasHapus

Thank you ya sudah mampir dan meninggalkan komentar 😍