Curhat PSBB & Review Buku A New Earth Eckhart Tolle

by - June 13, 2020

Curhat PSBB & Review Buku A New Earth Eckhart Tolle

Karena PSBB, banyak orang yang memulai hobi baru, atau bahkan jadi punya keahlian baru. Kalau aku, selama PSBB banyak belajar tentang diri sendiri dan hubungan dengan orang-orang di sekitar. Ternyata secara enggak sadar, selama menjalani rutinitas sebelum PSBB, aku enggak terlalu memperhatikan orang-orang di sekitarku (terutama keluarga). Lalu sekarang saat punya waktu, jadi dapat insight baru.

Minggu pertama PSBB aku merasa senang karena enggak capek harus pulang pergi ke kantor seperti biasanya. Hidup rasanya lebih efisien.

Minggu kedua, aku mulai stres karena kekurangan porsi sosialisasi. Aku merasa seperti terkurung di rumah, bosan bermain dengan diri aku sendiri. Selain itu karena enggak ada perpindahan ruang, bekerja di kamar, istirahat juga di kamar, rasanya tubuh selalu merasa lelah walaupun sedang istirahat.

Ini juga yang jadi salah satu alasanku rehat menulis blog selama bulan Ramadan kemarin. Aku merasa lelah. Di akhir pekan, yang aku lakukan hanya tidur seharian. Sama sekali enggak produktif.

Curhat PSBB & Review Buku A New Earth Eckhart Tolle

Tetapi untungnya manusia selalu bisa beradaptasi dengan keadaan di sekitarnya. Aku pun mulai menyesuaikan diri. Pelan-pelan. 

Aku mencoba untuk meminimalisir penggunaan media sosial dengan akun pribadi. Aku hanya lihat post dari akun online store dan berita, hehe. Sesekali lihat foto atau video teman di Instagram Feed, tapi itupun sangat aku batasi.

Beberapa self help book yang aku baca selama PSBB juga sangat membantu. Salah satu favoritku adalah buku A New Earth: Awakening to Your Life's Purpose karya penulis Eckhart Tolle.

Buku ini merupakan salah satu buku favorit aktor Korea, Yoo In Na dan Kang Ha Neul. Lalu saat cari ulasannya di Youtube, ternyata banyak yang suka dan bahkan memasukkannya dalam daftar buku yang mengubah hidup mereka. Buku ini juga masuk rekomendasi Oprah's Book Club.

Aku baca buku ini setelah menyelesaikan buku The Four Agreements karya Don Miguel Ruiz (buku ini juga sangat bagus!), dan aku merasa kedua buku ini mempunyai pemikiran yang sama sehingga aku merasa prinsip-prinsip dari buku The Four Agreements yang sedang aku coba terapkan  semakin kuat dengan membaca A New Earth.

Curhat PSBB & Review Buku A New Earth Eckhart Tolle

Curhat PSBB & Review Buku A New Earth Eckhart Tolle

Tampilan dan Gaya Bahasa Buku Ini

Awal membaca buku ini, aku agak khawatir. Pertama, karena bukunya cukup tebal. Kedua, sempat baca preview-nya di Google Books dan ulasan di Goodreads, beberapa orang mengatakan gaya bahasa Eckhart Tolle di buku ini kadang sulit untuk dipahami. Namun aku juga mengikuti saran lainnya, yaitu enggak perlu terlalu pusing dan berusaha paham semua isinya, lanjutkan baca hingga habis. Ternyata saran ini benar! Aku tetap dapat esensinya walaupun terkadang enggak ngerti dengan beberapa pembahasan.

Di lain sisi, aku merasa buku ini lebih mudah dipahami dibanding buku Blink: The Power of Thinking karya Malcom Gladwell. Saat membaca A New Earth, aku merasa seperti dijelaskan oleh seseorang dengan nada yang tenang dan halus. Aileen dari Youtube Channel Lavendaire juga pernah bilang bahwa secara personal, Eckhart Tolle mempunyai pembawaan yang sangat tenang.

Curhat PSBB & Review Buku A New Earth Eckhart Tolle

Isi Bukunya Tentang Apa?

Seperti judulnya, A New Earth: Awakening to Your Life's Purpose, buku ini ingin kembali membuka tujuan utama hidup manusia, sehingga hubungan antar manusia dapat terjalin dengan damai dan sinergis. Kita dapat menjalani hidup tanpa didominasi oleh ego ataupun dipengaruhi oleh kejadian di masa lalu (baik kejadian buruk atau baik).

Kutipan Favorit dari Buku Ini

Curhat PSBB & Review Buku A New Earth Eckhart Tolle

Kadang kita marah ketika barang kesayangan kita diambil oleh orang lain, kadang kita enggak rela berbagi dengan orang lain, kadang kita menggunakan atau membeli barang untuk meningkatkan status, padahal seperti kalimat di atas, bahwa apapun hal/barang yang kita miliki, enggak ada pengaruhnya terhadap siapa kita. Banyak orang enggak menyadari hal ini sampai mereka di ujung ajal.

Curhat PSBB & Review Buku A New Earth Eckhart Tolle
 
Merasa benar berbeda dengan fakta. Saat ego mendominasi diri, tanpa melihat fakta kita merasa bahwa apa yang dilakukan orang lain salah karena enggak sesuai dengan keinginan kita. Padahal ada beberapa saat enggak semua hal harus sama dan ini berbeda dengan fakta.

Curhat PSBB & Review Buku A New Earth Eckhart Tolle

Paragraf di atas adalah cerita tentang biksu (atau guru spiritual) yang merasa harus kembali belajar dari bawah karena belum bisa melihat semua orang secara adil tanpa melihat status. Saat membaca cerita ini aku enggak bisa menahan senyum, karena diceritakan dengan sangat sederhana namun punya makna yang dalam.

Curhat PSBB & Review Buku A New Earth Eckhart Tolle

Paragraf sederhana di atas juga cukup membuatku terkesan. Kadang kita membentuk diri kita dengan suatu "image", dengan tujuan membuat diri kita terlihat lebih di mata orang lain. Akibatnya saat melakukan suatu hal, selalu ada tujuan (baik itu secara langsung atau tersirat) agar image kita tetap naik dan membuat orang lain terkesan. Akhirnya kita enggak jadi diri kita sendiri dan hanya mengikuti kemauan orang. Di buku ini dijelaskan bahwa kita harus fokus dengan situasi, melakukan yang terbaik dengan tujuan kepentingan bersama.

Curhat PSBB & Review Buku A New Earth Eckhart Tolle

Lalu, ada juga cerita tentang kejadian-kejadian masa lalu, yang apabila terus kita simpan di dalam pikiran, dapat membuat hidup terasa berat dan enggak tenang. Cerita diatas juga menurutku sangat sederhana enggak gamblang, namun maknanya sangat jelas.

You May Also Like

3 comments

  1. mbak, saya trima kasih dulu ya atas rekomendasi bukunya
    nanti saya cari
    ini PSBB memang bikin kita jadi lebih dapat insight kehidupan
    mengurangi egois dan beberapa aspek penting lain
    saya sepakat sama image yang begitu dikejar banyak orang sehingga kadang menghilangkan jati dirinya

    salam kenal mbak

    ReplyDelete
  2. Saya jarang baca non fiksi. Tapi buku-buku self-improvement seperti ini tampaknya menarik. Apalagi dimasa pandemi ini. Terimkasih ulasannya. Salam kenal.

    ReplyDelete

Thank you ya sudah mampir dan meninggalkan komentar 😍