Sabun Dari Sisa Ampas Kopi: Demi Bumi x Sanchia Sabun Kopi

by - Februari 16, 2020

review Sabun Dari Sisa Ampas Kopi: Demi Bumi x Sanchia Sabun Kopi

Demi Bumi melihat potensi banyaknya sampah ampas kopi yang terbuang seiring meningkatnya jumlah kedai kopi di Indonesia. Akhirnya, Demi Bumi menggandeng Seven Cactus Soapworks dan voila, ampas tersebut disulap menjadi sabun ampas kopi yang akan aku ulas kali ini! Keren, ya.

Ampas kopi diambil dari beberapa kedai kopi, sebelumnya dari Common Grounds Coffee & Roastery, sedangkan sabun yang aku gunakan kali ini berasal dari Kekope Coffee.

review Sabun Dari Sisa Ampas Kopi: Demi Bumi x Sanchia Sabun Kopi

Ini bukan kali pertama aku coba produk dari Seven Cactus Soapworks, karena sudah tau kualitas produk mereka, aku jadi semakin penasaran dengan sabun ampas kopi ini, terlebih desain kemasan yang sangat menggemaskan hasil kolaborasi dengan ilustrator Indonesia, Sanchia Hamidjaja atau yang dikenal dengan Sanchia. Kalian harus lihat sampai bawah seberapa gemas kolaborasi Sanchia  Hamidjaja dan Demi Bumi kali ini.

Fungsi dan Komposisi
Aku kutip dari kemasan, fungsi dan manfaat sabun kopi ini adalah mengangkat sel kulit mati dan menghaluskan kulit. Tambahan, salah satu manfaat sabun kopi adalah bisa menghilangkan bau kurang sedap di tubuh setelah mandi (efek sementara) karena seperti kita tau bubuk kopi sering digunakan untuk menetralkan bau.

review Sabun Dari Sisa Ampas Kopi: Demi Bumi x Sanchia Sabun Kopi

Komposisinya sangat sederhana dan 100% natural:
Saponifikasi minyak kelapa dan zaitun, air distilasi dan ampas kopi. Tanpa SLS, pengawet, minyak sawit, pewarna dan pewangi tambahan.

Ada kepuasan tersendiri saat menggunakan sabun berbahan natural dengan komposisi sederhana, aku enggak menambah pencemaran air karena bebas detergen buatan. :)

Harga dan Ketersediaan
Untuk sebatang sabun dengan berat 100 gram yang dihargai Rp65.000, memang jujur terasa cukup mahal. Banyak sabun bahan natural lain dengan harga yang lebih terjangkau. Namun menurutku, yang kita beli di sini bukan hanya soal sabun kopi, namun juga kreativitas dan inovasi di baliknya. Mulai dari ide daur ulang, biaya distribusi ampas kopi dari kedai hingga desain kemasan yang terlihat ekslusif.

Soal ketersediaan, masih agak sulit untuk ditemukan, karena kolaborasi ini hanya bisa ditemukan online di situs demibumi.id dan offline di toko Alun-Alun Grand Indonesia. Seven Cactus Soapworks sebagai produsen pun enggak menjual produk ini di tokonya. Info juga bahwa Demi Bumi enggak punya akun resmi di market place seperti Shopee dan Tokopedia. Jadi hilang kesempatan menghemat ongkos kirim :(


Kemasan
Ini bagian favoritku. Kemasan sabun kopi ini hanya menggunakan sayatan untuk menutup kemasan, jadi produk ini tanpa segel sama sekali yang berarti juga 100% bebas sampah plastik! Lagi-lagi ide yang sederhana tapi keren.

review Sabun Dari Sisa Ampas Kopi: Demi Bumi x Sanchia Sabun Kopi

review Sabun Dari Sisa Ampas Kopi: Demi Bumi x Sanchia Sabun Kopi

Lalu info tentang sabun ini juga tertera dengan jelas di kemasan. Bahkan ada ilustrasi cara memanfaatkan ampas kopi yang digambar oleh Sanchia Hamidjaja.

Cara Pemakaian
Dari aku pribadi, biasa menggunakan sabun ini dengan dua cara:
↪ Apabila aku merasa butuh eksfoliasi lebih, aku padukan dengan jaring sabun.
Sabun aku basahi dengan air, lalu diusap ke jaring hingga menghasilkan busa, kemudian busa tersebut aku ratakan ke kulit dengan jaring (sekaligus eksfoliasi kulit dengan jaring).
↪ Apabila aku sedang buru-buru, aku langsung aplikasikan sabun ke kulit.

Setelah pemakaian, langsung tiriskan dengan posisi miring di tempat sabun yang kering supaya lebih awet dan enggak lembek.

review Sabun Dari Sisa Ampas Kopi: Demi Bumi x Sanchia Sabun Kopi

Wangi
Karena sabun ini enggak menggunakan pewangi tambahan, maka wangi yang dihasilkan 100% wangi kopi. Namun wangi kopi ini hilang setelah selesai mandi.

Tekstur
Ampas kopi yang ada di dalam sabun ini cukup pekat, jadi saat digunakan memang terasa tekstur nya di permukaan sabun. Apabila sabun disapukan langsung ke kulit, jujur terasa cukup kasar, jadi untuk kulit sensitif sebaiknya hati-hati. Namun aku sebagai penggemar harsh exfoliation, tekstur yang kasar sangat terasa membersihkan sel-sel kulit mati.

review Sabun Dari Sisa Ampas Kopi: Demi Bumi x Sanchia Sabun Kopi

Performa
Sebelum memilih sabun mandi (terutama sabun batang), ada beberapa hal yang sering aku jadikan pertimbangan:
↪ Apakah teksturnya lembek dan cepat habis?
↪ Apakah sulit untuk dibilas (menimbukan efek licin di kulit)?
↪ Apakah membuat kulit terasa kering setelah mandi?
↪ Bisa digunakan di wajah?

Sabun ampas kopi Demi Bumi x Sanchia memang tergolong cepat habis. Aku baru pakai mungkin sekitar 2 minggu (aku lupa) namun sudah habis setengah batang. Aku pakai sabun ini sendiri (enggak ada orang lain yang ikut pakai).

Lalu sabun kopi ini enggak menimbulkan efek licin di kulit dan terasa mudah dibilas, namun menimbulkan licin di lantai kamar mandi :). Sabun ini enggak membuat kulit kering, namun enggak melembapkan. Karena bahannya natural dan enggak membuat kulit terasa kering, aku sempat menggunakan sabun ini sebagai sabun wajah dan sejauh ini aman enggak menimbulkan efek apa-apa.

Klaim manfaat sabun kopi yang tertera di kemasan, bahwa bisa mengangkat sel kulit mati memang benar berkat tekstur ampas kopi yang terasa saat disapukan ke kulit. Namun manfaat menghaluskan kulit menurutku biasa saja.

Seperti yang sudah aku tulis sebelumnya, terlepas dari harga dan manfaat yang ditawarkan, aku sangat mengapresiasi ide, konsep dan tujuan di balik Sabun Kopi Demi Bumi x Sanchia ini. Di kemasan juga tertera bahwa sebagian keuntungan produk ini digunakan untuk memberikan edukasi seputar gaya hidup berkelanjutan.

review Sabun Dari Sisa Ampas Kopi: Demi Bumi x Sanchia Sabun Kopi

Beli lagi produk ini? Mungkin saja. Namun sekarang aku ingin coba produk sabun batang natural dari toko lainnya (yang harganya lebih murah, tentu). Hehe. Harapan aku semoga produk ini nantinya bisa dijual di marketplace dan enggak terbatas di situs resmi demibumi.id.

review Sabun Dari Sisa Ampas Kopi: Demi Bumi x Sanchia Sabun Kopi

You May Also Like

4 komentar

  1. Ya ampun idenya brilian banget ya buat bumi yang lebih baik >.< desain packagingnya juga bagus banget ilustrasinya ^^ jadi penasaran pingin nyobain juga :)

    BalasHapus
  2. wah keren ini ay, kemasannya juga unik , beda dengan yang lain

    BalasHapus
  3. Tapi memang produk yang eco friendly biasanya harganya agak lumayan. Mungkin memang butuh biaya ekstra untuk pengolahan dsbnya ya. Tapi sabun ini menarik banget. Apa yang di review kamu juga selalu menarik dan nambah insight baru.. Thanks for sharing ya..

    BalasHapus
  4. Wah,,,, bisa jadi referensi ide bisnis nih. Sy Biasanya jug memanfaatkan ampas kopi seduhan V60 untuk digunakan cuci muka.

    BalasHapus

Thank you ya sudah mampir dan meninggalkan komentar 😍