Unboxing & Review Baju Uniqlo Preloved Dari Tinkerlust

by - January 12, 2020

Unboxing & Review Baju Uniqlo Preloved Dari Tinkerlust

Beli baju bekas atau secondhand sudah cukup sering aku lakukan waktu kuliah dulu. Biasanya aku belanja baju bekas di Pasar Senen Jakarta dan Pasar Minggu Gasibu Bandung. Tetapi entah karena aku kurang ahli, aku jarang dapat merek terkenal saat belanja baju bekas di Pasar Senen atau Pasar Minggu Gasibu. Rata-rata yang aku temukan adalah baju bekas import biasa. Pernah satu kali dapat cardigan merek Uniqlo, tetapi keadaannya agak usang. Sebanding dengan harganya yang murah.

Akhir tahun 2019 kemarin, aku coba beli baju bekas di Tinkerlust. Setelah sekian lama kepo dengan marketplace yang satu ini, akhirnya aku membeli sesuatu! Hehe. Sebelumnya aku hanya fokus ke bagian tas karena berpikir siapa tau menemukan tas merek high-end dengan harga miring. Namun kemarin iseng-iseng aku lihat bagian pakaian, ternyata ada beberapa baju yang aku suka dan harganya pun masih cocok di kantong.

Ini pengalaman pertama aku beli baju bekas lokal. Kenapa aku sebut lokal? Bukan karena mereknya, melainkan karena baju bekas di Tinkerlust sebagian besar merupakan koleksi pribadi para penjual yang berlokasi di Indonesia. Jadi bukan baju bekas import seperti yang kita temukan di Pasar Senen atau Pasar Baru.

Karena merupakan koleksi pribadi dan sudah melalui proses quality control tim Tinkerlust, kualitasnya tentu berbeda dengan baju bekas import di Pasar Senen dan Pasar Baru. Harga yang diberikan di Tinkerlust juga enggak sama murah seperti baju bekas import pada umumnya. Kisaran harganya mulai dari Rp80.000 (harga non diskon).

Dari hasil iseng kemarin, aku berhasil menemukan satu kaus Uniqlo dengan harga Rp99.000 (sedang diskon dari harga asli Rp120.000) dan satu celana kulot Uniqlo dengan harga Rp135.000! 

Aku dari awal menggunakan kata kunci "Uniqlo" di situs Tinkerlust untuk mempermudah pencarian, karena Uniqlo merupakan salah satu merek favoritku dan kualitas baju Uniqlo cukup terjamin. Ini salah satu hal yang aku sukai dari berbelanja baju bekas melalui e-commerce: bisa mencari baju dari merek tertentu dengan mudah.

Dari segi pengiriman, menurutku standar, aku pesan tanggal 28 (hari Sabtu), barang sampai tanggal 31 Desember (hari Selasa). Di Tinkerlust, barang diproses di hari kerja, jadi apabila pemesanan dilakukan di akhir pekan, pengiriman akan dilakukan di hari Senin. Ekspedisi yang tersedia hanya menggunakan JNE.

Kemasan luar menggunakan plastik hitam dan di bagian dalam setiap baju dibungkus lagi dengan plastik transparan. Memang belum termasuk ramah lingkungan, tapi tadi pagi aku sempat post tentang ini di Instagram Story dan pihak Tinkerlust menginformasikan melalui DM Instagram bahwa mereka akan mengganti kemasan di tahun 2020! Yay! Semoga kemasan baru mereka lebih ramah lingkungan, ya.

Unboxing & Review Baju Uniqlo Preloved Dari Tinkerlust

Unboxing & Review Baju Uniqlo Preloved Dari Tinkerlust

Jujur, karena tau barang yang aku beli termasuk bekas pakai, jadi aku cukup menyiapkan mental apabila kondisi barang ada sedikit cacat atau kurang pas. Terlebih saat belanja secara online kita enggak bisa coba langsung barangnya walaupun bisa kita sesuaikan ukuran panjang dan tingginya.

Untungnya, baik kaus dan celana kulot yang aku beli semuanya melebihi ekspektasi! Sejauh aku cek keduanya enggak ada cacat. Kondisinya pun masih terbilang sangat baik (enggak lusuh atau melar seperti sudah digunakan berulang kali). Ukuran yang tertera di situs Tinkerlust juga sesuai dengan kondisi riil.

Unboxing & Review Baju Uniqlo Preloved Dari Tinkerlust

Unboxing & Review Baju Uniqlo Preloved Dari Tinkerlust

Unboxing & Review Baju Uniqlo Preloved Dari Tinkerlust

Aku enggak tau apakah semua barang di Tinkerlust kondisinya sebagus kedua barang yang aku beli sekarang, namun aku kebetulan dapat yang kondisinya sangat baik. Dan walaupun kedua barang yang aku beli sama-sama merek Uniqlo, tapi berasal dari penjual yang berbeda. Kaus dari penjual dengan akun Feylove Sedangkan celana kulot dari penjual dengan akun AYU.

Untuk harga, kedua baju yang aku beli menurutku enggak tergolong murah, tetapi juga enggak terlalu mahal. Aku sudah coba cari harga asli keduanya di situs resmi Uniqlo Indonesia, tetapi sepertinya kedua baju yang aku beli merupakan koleksi lama dan enggak tersedia lagi di toko. Namun sejujurnya menurut pengalamanku, apabila sedang beruntung, sebenarnya kita juga bisa mendapatkan baju baru Uniqlo dengan harga Rp99.000 di toko resmi mereka (saat sedang cuci gudang). Untungnya kedua baju yang aku dapatkan kualitasnya hampir seperti baru, jadi aku pikir baju bekas dengan harga Rp99.000-Rp135.000 masih sepadan untuk dibeli.

Unboxing & Review Baju Uniqlo Preloved Dari Tinkerlust

Dari cerita di atas bisa disimpulkan bahwa aku puas dengan hasil pembelian di Tinkerlust kali ini dan kemungkinan aku akan mengulang pembelian di sini sekitar 90%. Walaupun begitu, ada beberapa kekurangan yang aku rasakan dalam proses pembelian di situs Tinkerlust seperti:
↪ Terkadang masih ada eror terkait fitur pencarian dan penyaringan saat sedang browsing di situs Tinkerlust
↪ Di bagian riwayat pembelian, enggak ada tautan langsung menuju barang yang pernah kita beli. Sehingga sulit melacak nama-nama penjual yang barangnya pernah kita beli (apabila ingin melihat barang lain dari penjual tersebut di lain waktu)
↪ Proses loading di situs cukup lamban

Semoga pihak Tinkerlust melihat artikel ini dan merespon beberapa masukan yang aku tulis. Dan sebelumnya aku ingin memberi informasi bahwa artikel ini murni pengalaman aku berbelanja di Tinkerlust tanpa ada unsur sponsor dari manapun.

Membeli baju bekas (preloved dan secondhand) menjadi salah satu cara mengurangi limbah industri fesyen. Di artikel tentang decluttering kemarin aku bilang belum bisa sama sekali lepas dari baju bahan polyester dan viscose (kedua baju yang aku beli kali ini pun terbuat dari bahan tersebut), sehingga harapannya dengan membeli baju preloved, bisa sedikit mengurangi limbah kedua bahan ini.

You May Also Like

2 comments

  1. keren2 sih produknya ya, anakku juga sering beli di sana

    ReplyDelete
  2. Wah kayanya aku juga punya deh baju kaya gitu, jangan-jangan kita kembar yang terpisah

    ReplyDelete

Thank you ya sudah mampir dan meninggalkan komentar 😍