Review Original Lucas' Papaw Ointment: Hasilnya "B" Aja?

by - November 04, 2019

Aku enggak menyangka akan dapat kesempatan pergi ke luar negeri di tahun ini. Sebenarnya sudah banyak merencanakan liburan, tapi belum ada yang terealisasikan. Haha. Jadi walaupun kali ini ke luar negeri untuk bekerja, tetap harus disyukuri. Masih diberikan kesempatan untuk bisa rindu sama rumah di Jakarta.

Seperti biasa kalau ke luar negeri, tangan suka gatal ingin beli produk-produk yang belum masuk ke Indonesia. Ketika lihat Lucas' Papaw Ointment ini di Watson dekat penginapan, seketika hasrat ingin coba muncul. Kebetulan juga pelembap bibir di rumah sudah harus diganti karena sudah terlalu lama (tapi belum habis). Ingat juga sering dengar ulasan yang bilang produk ini bagus dipakai sebagai pelembap bibir. Akhirnya aku bungkus satu. Walaupun belinya enggak di Watson, tetapi di Don Don Donki Orchard Central (karena harganya lebih murah).


Di situs Lucas' Papaw juga disebutkan bahwa produk ini mendapat predikat "Most popular Lip Balm in Trip Advisor Travellers' Choice Awards for 2014 and 2015". Jadi semakin enggak menyesal beli produk ini. Haha

Lalu ada info unik lain tentang merek Lucas' Papaw. Jadi merek ini didirikan oleh Dr. T.P Lucas saat beliau pindah ke Queensland. Di sana beliau meracik obat yang berbahan natural dan sangat tertarik dengan tanaman dan buah pepaya. Ketika membuka sebuah rumah sakit Vera pun beliau menggunakan salep obat dengan bahan utama buah pepaya ini karena khasiatnya yang ampuh.

Sampai sebelum meninggal, beliau berpesan kepada istrinya untuk terus mengembangkan obat salep dengan ekstrak buah pepaya ini. Dari situ hadirlah Lucas' Papaw Ointment dengan tub merah yang khas. Gambar bangunan di kemasan merupakan gambar rumah sakit Vera milik Dr. Lucas, lo.

Sejarah tersebut kini diabadikan dalam sebuah museum yang berlokasi di kantor Lucas' Papaw di Brisbane, Queensland. Museum ini menyimpan alat-alat yang digunakan Dr. T.P Lucas untuk meracik Lucas' Papaw Ointment.

Wah, keren ya.

Fungsi dan Komposisi
Sesuai dengan sejarahnya, produk ini memang merupakan obat salep untuk yang bisa menyembuhkan beberapa hal seperti:

"A local topical application for boils, burns, chafing, cuts, cracked skin, gravel rash, splinters, open wounds, insect bites and nappy rash. The ointment helps to relieve and cleanse."

Kandungan utamanya adalah carica papaya 39 mg/g fresh fermented fruit. Lalu sebagai bahan dasar menggunakan petroleum jelly dan wax berstandar farmasi sesuai FDA dan European Pharmacopeia.

Produk ini juga mengandung potassium sorbate 0.1 mg/g sebagai pengawet.

review lucas papaw original indonesia

Harga dan Ketersediaan
S$9.90 / 25 gram.

Karena kebetulan aku dapat produk ini di Singapura, jadi maafkan kalau aku berikan referensi dalam mata uang Dollar Singapura, ya.

Produk ini setau aku belum masuk secara resmi ke Indonesia. Sedangkan di Singapura, produk ini tersedia di beberapa Watson (salah satunya Watson International Plaza) dan Don Don Donki Orchard Central.

Sedikit info, harga di Don Don Donki sedikit lebih murah dibandingkan di Watson.

Kemasan
I love it. Kemasan berbentuk tube merah dengan bahan plastik. Mudah untuk mengeluarkan produknya dan cukup higienis karena enggak perlu dicolek saat ingin digunakan.

review lucas papaw original indonesia

Cara Pemakaian
Enggak tertera cara pemakaian di kemasan, tapi aku rasa pemakaiannya sesederhana dioles ke bagian luka seperti obat salep pada umumnya.

Wangi
Disebutkan di situs resmi Lucas' Papaw, produk ini menggunakan gum balsam Peru sebagai pewangi. Aku pribadi belum pernah mencium wangi gum balsam Peru secara langsung. Namun Lucas' Papaw Ointment menurutku punya wangi seperti kayu manis.

Tekstur
Awalnya seperti jeli kental, lama-lama akan mencair apabila terkena suhu hangat dari tubuh. Hasil akhirnya di kulit menimbulkan kilap dan rasa berminyak. Aku lebih suka pakai produk ini sebagai pelembap bibir di malam hari karena untuk siang hari terlalu berminyak.

review lucas papaw original indonesia

review lucas papaw original indonesia

Performa
Aku sudah tes Lucas' Papaw Ointment ini selama 2 hari sebagai pelembap bibir. Saat tes produk, bibirku sudah satu minggu enggak kena pelembap bibir. Jadi kondisinya lumayan kering (tapi belum sampai luka atau berdarah). Aku sambil tunjukkan fotonya di bawah.

review lucas papaw original indonesia

Setelah dua hari pemakaian bibirku memang terasa lebih lembut dan lebih nyaman dari sebelumnya. Tetapi rasa keringnya enggak serta-merta hilang. Kalau dipegang masih ada sedikit sisa-sisa kulit mati yang belum lepas (dan enggak bisa dilepas karena masih menempel di bibir). Jadi apabila ditanya apakah produk ini sakti dan bekerja dalam waktu singkat? Jawabannya tentu enggak. Tetap butuh waktu beberapa hari.

Aku rasa khasiat dan waktu kerja produk ini enggak jauh beda dengan Vaseline Petroleum Jelly dan Oriflame Tender Care  Protecting Balm yang penah aku coba. Sempat juga aku gunakan sebagai pelembap kulit kering di tangan, tetapi rasanya terlalu berminyak dan aku kurang suka. Keunggulan Lucas' Papaw Ointment dibanding produk berbahan petrolatum lain adalah dikemas dalam tube sehingga lebih higienis. Satu kemasan Lucas' Papaw Ointment 25 gram rasanya akan bertahan sangat sangat sangat lama karena sebagai pelembap bibir hanya butuh sedikit sekali setiap pemakaian.

You May Also Like

4 comments

  1. Makasih infonya. Sempet tertarik sih. Tapi setelah baca review kakak ini jadi pikir" lagi deh hihi

    ReplyDelete
  2. Sering banget liat nama merek ini, tapi gapernah beli hahaha. Btw makasih reviewnya ya mba

    ReplyDelete
  3. Si Lucas Paw Paw ini hitz banget kan.. Sempat tertarik coba, tapi kalau inget masih punya si Nivea yang gak habis-habis mikir2 deh belinya..

    ReplyDelete

Thank you ya sudah mampir dan meninggalkan komentar 😍