Perpustakaan Instagramable di Jakarta! Erasmus Huis Library

by - August 10, 2019

perpustakaan erasmus huis jakarta

Kesampaian juga akhirnya berkunjung ke perpustakaan cantik yang sedang populer di media sosial, yaitu perpustakaan Erasmus Huis Jakarta! Semenjak selesai direnovasi akhir tahun 2018 lalu, Erasmus Huis Library menjadi populer dan diliput beberapa media, salah satunya CNBC Indonesia. Berkat berita-berita tersebut, sukses membulatkan tekadku untuk mengunjungi tempat ini dan mencoba menjadikan tempat ini sebagai area kerja. Apakah fasilitasnya mendukung?

Sebagai orang yang sebelumnya belum pernah main ke kedutaan, aku agak was-was takut banyak peraturan untuk masuk ke tempat ini. Menurut pengalaman setiap hari lewat Kedutaan Besar Inggris, biasanya penjaga pintunya banyak banget! Namun ternyata enggak sesulit yang dibayangkan!

Erasmus Huis Jakarta adalah pusat kebudayaan Belanda yang lokasinya di Jakarta. Tempat ini sering mengadakan pameran dan acara bertemakan kebudayaan. Selain itu setauku juga ada tempat untuk belajar bahasa Belanda di sini.

Lokasinya perpustakaan tepat di dalam gedung Pusat Kebudayaan Belanda Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan. Posisi gedungnya tepat di belokan Jalan Besakih seberang Tempo Scan Tower. Masuk ke dalam gedungnya lewat pintu samping.

Setelah melewati pintu masuk penjagaan, bisa tanya satpam untuk lokasi perpustakaannya. Jaraknya enggak jauh dari pintu masuk, cukup belok kanan, lalu belok kiri. Kita akan menemukan tanda berwarna kuning bertuliskan Erasmus Huis Library.

perpustakaan erasmus huis jakarta

Aku datang ke Erasmus Huis Jakarta sekitar jam 10 pagi. Aku sengaja datang pagi karena takut perpustakaannya ramai saat jam makan siang dan kebetulan memang harus pergi ke tempat lain jam 12. Suasanya yang didapatkan begitu masuk adalah sejuk, sunyi dan sangat kondusif untuk bekerja! Super happy!

perpustakaan erasmus huis jakarta

Saat masuk, aku langsung cari tempat duduk, mengeluarkan laptop untuk bekerja dan mengkoneksikan laptopku dengan wi-fi gratis yang tersedia. Enggak susah untuk tau username dan password wi-fi karena infonya sudah tersedia di meja perpustakaan.

perpustakaan erasmus huis jakarta

Setelah bekerja sekitar 10 menit, tiba-tiba ibu Rina Tjokorde, pustakawan Erasmus Huis Library Jakarta, bertanya apakah aku pengunjung baru dan memintaku untuk bergabung menjadi anggota dengan membayar Rp30.000 untuk setahun. Sebenarnya enggak diwajibkan untuk menjadi anggota apabila berkunjung tanpa meminjam buku, namun enggak ada salahnya daftar menjadi anggota. Siapa tau butuh pinjam buku di kemudian hari atau hitung-hitung memberikan kontribusi untuk tempat ini karena sudah menyediakan ruangan kerja yang sangat nyaman.

perpustakaan erasmus huis jakarta

perpustakaan erasmus huis jakarta

Ibu Rina juga bertanya dari mana aku tau perpustakaan Erasmus Huis Jakarta, dan ku jawab dari media sosial. Ibu Rina menjunjukkan tumpukan formulir pendaftaran anggota baru yang menumpuk dan berkata semenjak direnovasi, perpustakaan ini semakin ramai pengunjung, beruntung ketika aku datang pengunjung belum seramai biasanya, sehingga aku lebih leluasa untuk mengambil foto dokumentasi. Ibu Rina juga menyilakan bagi para pengunjung apabila ingin mengambil foto perpustakaan.

Jujur untuk koleksi buku, aku belum begitu tertarik untuk eksplor lebih lanjut karena saat menyusuri tiap rak, hampir semua judul buku enggak ada yang aku kenal. Koleksi bukunya juga merupakan campuran bahasa Inggris, Belanda dan Indonesia.

perpustakaan erasmus huis jakarta

Dekorasi perpustakaan ini enggak perlu ditanyakan lagi, menurutku sangat cantik dan modern. Istilahnya: "aku banget!", hehehe. Semoga kecantikannya tetap dijaga baik oleh pihak perpustakaan dan pengunjung.

Apabila ditanya apakah akan berkunjung ke Erasmus Huis Library lagi, jawabannya sudah pasti iya! Terlebih jika butuh working space yang nyaman. Kendalanya mungkin hanya takut ketika sudah datang ternyata perpustakaannya sedang ramai pengunjung dan aku enggak kebagian tempat duduk, hehe, karena ukurannya bisa dibilang cukup kecil. Tempat duduk yang tersedia hanya 19 (7 sofa dan 12 meja belajar).

perpustakaan erasmus huis jakarta

perpustakaan erasmus huis jakarta

perpustakaan erasmus huis jakarta

Erasmus Huis Library buka setiap hari kecuali hari Minggu dengan jam-jam yang bisa dilihat di foto di bawah ini. Apabila kamu berniat menetap seharian di perpustakaan, enggak perlu khawatir kelaparan karena di depan perpustakaan juga ada outdoor working space dengan mini cafe yang menyediakan makanan dan minuman dan sebagai smoking room. Aku enggak sempat lihat musala-nya, tetapi ketika aku cari infonya di internet, sepertinya di dalam area Pusat Kebudayaan Belanda juga tersedia musala, jadi aman juga apabila ingin salat.

perpustakaan erasmus huis jakarta

perpustakaan erasmus huis jakarta

Aku rangkum 5 alasan aku suka bekerja di Erasmus Huis Library:
↪ Suasananya hening dan sangat kondusif apabila butuh bekerja dengan konsentrasi tinggi.
AC-nya dingin.
↪ Ada wi-fi gratis.
↪ Setiap meja dilengkapi colokan listrik.
↪ Enggak perlu mengeluarkan uang! Dibanding bekerja di cafe dan harus membeli minuman per kedatangan, bekerja di sini hanya perlu membayar biaya anggota sebesar Rp30.000 per tahun.
↪ Lokasinya juga sangat strategis di tengah kota (juga dekat dengan kantorku, hehe).

Satu lagi hal yang lupa kujelaskan, ada pintu yang menghubungkan perpustakaan dan galeri. Lain waktu ingin sekali rasanya berkunjung dan eksplor lebih jauh tempat-tempat di Erasmus Huis dan mengikuti salah satu acara di sana.

perpustakaan erasmus huis jakarta

You May Also Like

2 comments

  1. Kyaaaaa... pengen kesana. Noted. Bintangin dulu ��

    ReplyDelete
  2. Keliahatan perpusnya nyaman banget, berasa nggak kaya di Indonesia dong ini. Semoga di bandung juga ada perpus yang senyaman ini huhu

    ReplyDelete

Thank you ya sudah mampir dan meninggalkan komentar 😍