Kopi Campur Coca-Cola, Apa Rasanya?! Berbahaya Gak?

by - July 29, 2019

coca cola coffee indonesia

Selamat membaca artikel baru #keopijuseyo! Jika kemarin aku sempat menulis tentang membuat kopi americano ala Korea di rumah, sekarang aku akan melakukan eksperimen lain: mencampur kopi dengan Coca-Cola! Terdengar agak aneh, ya. Aku sempat membuat polling di Instagram story dan 90% teman-teman merespon bahwa mencampur kopi dengan air kola merupakan IDE ANEH dan rasanya juga akan aneh! Mari kita buktikan bersama-sama.

Ide mencampur kopi dengan kola yang sangat aneh ini muncul dari mana?
Awalnya karena melihat video Hansol yang mencampur ice americano Starbucks dengan Pepsi Cola. Namun asal mula ide mencampur kopi dengan kola adalah dari:

↪ Pertengahan tahun 2006, Coca-Cola mengeluarkan varian Coca-Cola BlāK yaitu minuman kopi campur kola di negara Eropa, Canada dan Amerika, namun kurang mendapat respon yang positif, akhirnya produk ini ditarik dari penjualan di tahun 2008. 

sumber foto: http://content.time.com/time/specials/2007/style_design/article/0,28804,1609195_1609006_1608487,00.html
↪ September 2017, Coca-Cola kembali merilis minuman kola campur kopi baru di Jepang yang dinamakan Coca-Cola Coffee Plus. Produk ini hanya dapat ditemukan di beberapa vending machine di Jepang (beberapa mengatakan varian ini cukup sulit untuk ditemukan). Dikutip dari artikel Kotaku, satu kaleng Coca-Cola Coffee Plus ukuran 190 ml, mengandung 34 mg kafeina yang menurut artikel Soranews24, jumlah kafeina Coca-Cola Coffee Plus setara dengan 2x jumlah kafeina Coca-Cola Original. Namun jumlah itu masih lebih rendah dibandingkan jumlah kafeina yang terkandung dalam secangkir kopi.

sumber foto: http://www.shin-shouhin.com/2017/09/13/cocacola_coffeeplus/

↪ Coca-Cola Coffee Plus berhasil menarik perhatian beberapa orang, dan cukup viral di internet. Beberapa orang yang tidak dapat mengakses Coca-Cola Coffee Plus (karena hanya dijual di Jepang) bahkan berinisiatif mencampur kopi dan air kola untuk menghilangkan rasa penasaran, termasuk aku!

↪ Sumber lain & temanku mengatakan bahwa Coca-Cola Coffee Plus juga dijual di Australia & Thailand.

↪ The Jakarta Post bulan April 2019 merilis artikel yang menyebutkan bahwa Coca-Cola berencana memasarkan minuman kopi campur kola ini di 25 negara di dunia. Enggak disebutkan secara spesifik negara-negara mana yang akan masuk ke dalam daftar, namun semoga Indonesia masuk salah satunya!

Testimoni di internet...
Sebelum mencoba pastinya aku meriset pendapat orang-orang yang telah mencoba campuran kopi dan air kola ini di internet. Beberapa video yang aku tonton memberikan respon yang positif, lo. Rata-rata mengatakan bahwa campuran kopi dan kola terasa segar untuk diminum. Walaupun awalnya terdengar aneh, namun rasanya enggak seburuk yang mereka pikirkan.

Mulai percobaan!
Untuk membuat minuman kopi campur kola, aku menggunakan 10 gr kopi bubuk Excelso Robusta Gold ditambah air 200 ml yang diekstraksi dengan french press. Untuk kola aku menggunakan Coca-Cola Original.

coca cola coffee indonesia

Percobaan 1
Kopi dan kola dicampur dengan takaran 1:1 dalam suhu normal (enggak dingin dan enggak panas). Rasanya cukup segar, sama seperti pendapat orang-orang yang aku lihat di internet. Padahal belum pakai es. Rasanya seperti minum Coca-Cola Original, namun ada sedikit sekali rasa pahit. Wanginya seperti wangi kopi, namun ketika dicicip, rasa kola lebih mendominasi.

Percobaan 2
Kopi dan kola dicampur dengan takaran 1:1 dan dicampur es batu. Sepertinya aku terlalu banyak memberikan es batu, karena rasanya menjadi lebih tawar, enggak sepekat saat diminum dalam suhu normal. Rasanya lebih segar, namun lebih tawar. Rasa kola tetap mendominasi.

Percobaan 3 (dan terakhir)
Kopi dan kola dicampur dengan takaran 3:2 dan dicampur es batu. Dari segi rasa, aku lebih suka takaran 1:1, karena ketika rasio kopi lebih banyak dibanding kola, after taste minuman ini menjadi lebih pahit dan menurutku kurang enak di lidah. Pahitnya beda dengan saat kita minum kopi hitam, yang ini lebih manis di awal dan pahit di akhir (kok seperti curhat).

coca cola coffee indonesia

Kesimpulan
Rasa kopi campur kola enggak seaneh yang dibayangkan. Terasa manis dan segar berkat gula dan soda didalamnya. Aku pilih takaran 1:1. Rasanya enggak jauh beda dengan minum Coca-Cola Original, hanya dengan sedikit sekali tambahan rasa pahit. Namun karena aku sendiri bukan penggemar minuman soda, jadi aku enggak ketagihan dengan campuran ini. Masih lebih suka kopi campur susu dan gula aren. :)

Apakah mencampur kopi dan kola berdampak buruk terhadap kesehatan?
Pada dasarnya, kopi dan kola diminum sendiri-sendiri pun mempunyai efek samping bagi tubuh. Minuman soda biasanya mengandung kadar gula yang cukup tinggi, konsumsi berlebihan bisa menyebabkan penyakit tertentu. Minuman kola dan kopi sama-sama mengandung kafeina, walaupun dalam kadar yang berbeda. Kandungan kafeina dalam minuman kola lebih rendah dibanding satu gelas kopi. Namun perlu diperhitungkan apabila mencampur keduanya. 

Mengutip tulisan di Quora, satu gelas kopi mengandung 100 mg kafeina dan 300 ml minuman kola mengandung 30 mg kafeina. Batas maksimum kafeina yang dapat diterima oleh tubuh manusia adalah 400 mg per hari.

Minum satu gelas kecil kopi campur kola enggak akan memberikan efek samping fatal. Namun enggak disarankan untuk minum minuman soda setiap hari karena kandungan gula yang cukup tinggi di dalamnya.

That's it! Rasa penasaranku sudah terpenuhi, dan semoga artikel ini dapat menjadi referensi bagi kamu yang juga ingin mencoba kola campur kopi (atau kopi campur kola).

You May Also Like

14 comments

  1. Jadi penasaraaan nih mbaak pengen coba, kopi tastenyaa jd nggak berasa strong gtu ya jadinyaa. pas kayanya buat aku yg doyan cola tp gabegitu suka kopi. nice sharing dan salam kenaalll mbak :) baru pertama singgah nih. blognyaa mantaap hehhee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya yang gak suka kopi tapi pengen dapet kafein ini cocok banget.. Terima kasih sekali sudah mampir ya.. 🙏

      Delete
  2. jadi bisa dibilang orang-orang campur kopi n kola bukan sekedar iseng ya mbak, karena coca cola sendiri udah pernah rilis produknya,

    saya jadi penasaran juga sih ini gimana rasanya hihi, manis diawal pahit diakhir kwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyapp ternyata Ada produk aslinya, ku kira juga cuma iseng2 kayak cola mentors... :))

      Delete
  3. Unik unik aja ya minuman zaman sekarang :p. Boleh juga tu dicoba

    ReplyDelete
  4. wah semoga Coca-Cola Coffee Plus ini masuk ke Indonesia juga ya, btw kalau mau minum kopi soda sebetulnya ada banyak kok mbak, tapi bukan dari Coca cola hahahaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin aku penasaran sama versi aslinya.. Oh ya?? Merek apa kaak??

      Delete
  5. wah gak bisa bikin nih, minuman bersoda aku sdh gak mau minum

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah... Tapi gapapa soda memang gak baik untuk kesehatan

      Delete
  6. wah unik nih mbak..secara kudet jd baru bener2 tau kalo coca cola pernah rilis soda dengan kopi ya dr artikel ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga bermanfaat yaa... Aku juga baru tau sih hehe

      Delete
  7. Cukup ekstrem di telinga saya mbak. Tapi disurabaya ada pecel kuah rawon dan enak. Kopi dicampur cola harus dicoba.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwk teman2ku juga kaget dengernya.. Wah pecel pakai rawon kedengerannya enaak.. Aku suka dua2nya soalnya

      Delete

Thank you ya sudah mampir dan meninggalkan komentar 😍