6 Hal Yang Aku Cari Dari Sebuah Koper

Happy Saturday!
Tadi aku ke-gep sama mama lagi bengong sambil mandangin koper yang aku baru beli. Terus mamaku tanya: “kamu nyesel beli koper itu?”. Wkwkwk.... Yap, aku baru beli koper. Awal mulanya adalah karena beberapa waktu belakangan aku lagi lumayan sering keluar kota dan aku mikir rasanya udah perlu punya koper sendiri, terutama kalau lagi pergi sekeluarga (biar nggak perebutan karena di rumah cuma ada 2 koper).

Terus juga efek nonton Meteor Garden 2018, aku naksir banget sama kopernya Shancai yang warna rose gold. Aseli cantik banget warnanya.

meteor garden 2018 shancai luggage

Alhasil udah beberapa bulan kemarin aku keliling mall dan online store buat liat-liat koper. Setiap ada bazaar pun aku mampir barangkali ada yang cocok. Tapi jujur aku sama sekali buta soal per-koper-an. Nggak tau beli merek apa, ukuran berapa, jenis bahannya apa, dll. Yang aku tau aku pengen ukuran cabin, bentuk kotak, warna rose gold dan rodanya bisa muter 360 derajat, that's it, wkwkwk.

Mulai dari harga ratusan ribu di ITC Kuningan, sampai harga jutaan di mall pun aku liatin satu persatu. Sampai pula browsing di Youtube dan scrolling forum Female Daily buat tau merek koper yang recommended. Sampai nanya ke temen dan saudara yang sering traveling juga. And finally I got my very first own luggage.

Tapi di postingan ini aku nggak akan cerita beli merek apa, harganya berapa, beli di mana dll. Aku cuma mau kasih beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk luggage newbie yang juga ingin beli koper pertamanya seperti aku kemarin. Aku juga akan kasih rekomendasi beberapa merek yang "katanya" bagus di akhir artikel, jadi baca sampai abis yaaa...

So let's start!

---

6 hal yang harus diperhatikan sebelum membeli koper:

1. Mau masuk bagasi, atau kabin?

Ukuran koper ada macem-macem. Dan sebelum kita pilih ukuran, tentuin juga itu koper akan masuk kabin atau bagasi. Kalau masuk bagasi, bebas pilih ukuran. Tapi kalau mau taruh di kabin, lain cerita, umumnya yang bisa masuk kabin adalah ukuran 16-21 inch, atau 19-37 liter.


Setelah dapet ukuran yang sesuai, lihat juga beratnya. Kalau mau masuk kabin, aku saranin beratnya nggak lebih dari 4 kg (bahkan kalau bisa dibawah 3.5 kg), karena batas berat koper yang boleh ditaruh di kabin cuma 7-10 kg aja (tergantung maskapai), jadi kebayang kan kalau koper kosong beratnya udah 4 kg, terus batas berat koper kabin cuma 7 kg, artinya kita cuma bisa masukin barang seberat 3 kg ke koper. Jadi kurang leluasa aja..

2. Tentuin model yang kamu mau

Dari beberapa searching, aku menyimpulkan bahwa di pasaran itu ada 3 jenis bahan koper:
- Soft Case yang bahannya kain. Kelebihannya itu ringan dan nggak rentan pecah kalau dibanting-banting. Kekurangannya bisa disobek sama tangan-tangan jahil. Model soft case juga kadang kelihatan dewasa banget dan kurang kekinian wkwk.

- Hard case with Polycarbonate. Kelebihannya dia bentuknya lumayan kekinian, rangkanya padat tapi tetap ringan. Kekurangannya... umm.. mungkin bisa pecah kalau dibanting yah.. tapi balik lagi tergantung kualitas kopernya sendiri sih..

- Hard case with Aluminum. Ini rangkanya bener-bener padet, menurutku bentuk hard case dengan bahan aluminum kelihatan mewah dan stylish banget, lalu dia lebih tahan banting, bisa didudukin... haha, tapi kekurangannya adalah berat. Berat koper kosongnya bisa 4kg sendiri.

Ketiga jenis bahan itu tergantung selera sih.. Aku sendiri naksir banget bahan aluminum. Berkilau dan kelihatan stylish banget. Tapi karena aku juga concern sama beratnya terutama untuk cabin size, jadi aku pilih bahan polycarbonate aja.

kiri-kanan: Soft Shell, Hard Shell Polycarbonate, Hard Shell Aluminum
brand: Kipling - LOJEL - TUMI


3. Pilih yang rodanya double & ada 4 buah

Aku baca-baca katanya kalau beli koper, apapun modelnya usahakan pilih yang rodanya double biar nggak cepat rusak. Lalu sebaiknya juga di setiap koper ada 4 buah roda yang bisa diputar 360 derajat biar lebih fleksibel pas dibawa.



4. Pilih yang sudah double zip dan dilengkapi TSA Lock

Nah ini aku juga baru tau banget sih.. Katanya di beberapa bandara sering ada kasus koper dijebol bagian resleting-nya oleh oknum nakal. Makanya sekarang ada inovasi double zip biar lebih aman. 

Lalu TSA Lock itu adalah sistem kunci koper yang sudah di-approve oleh beberapa negara, biar pihak bandara bisa mudah ngecek koper tanpa merusaknya. Kira-kira begitu hehe. TSA Lock juga bikin kita nggak perlu pakai gembok terpisah buat ngunci kopernya jadi lebih simpel dan praktis.



5. Lebar koper bisa di expand atau enggak

Kalau kamu tipe yang suka banget belanja oleh-oleh pas lagi traveling, saranku pilih koper yang lebarnya bisa di expand. Because you never know.. dan pastinya nggak mau kan kalau harus beli koper tambahan tiba-tiba cuma karena koper yang kita bawa udah nggak muat bawa oleh-oleh.



6. Jangan buru-buru

Take your time ladies... menurut aku, koper itu value-nya lebih dari tas yang biasa kita pakai sehari-hari. Koper buat aku maunya bisa tahan sampai bertahun-tahun. Jadi bener pikirin model yang kita mau, jenis yang paling pas dan harganya juga sesuai. Terutama kalau kamu heavy traveler.. rasanya keluarin sedikit budget lebih untuk koper menurutku wajar.

Aku sempet nemuin kendala pas beli koper kemarin. Ada dua buah koper, satunya model standar dengan warna yang standar, tapi mereknya cukup terkenal punya kualitas yang bagus. Satu lagi warna dan modelnya bagus banget rose gold gitu idaman aku banget tapi mereknya jarang kedengeran. Keduanya punya harga yang nggak beda jauh. Alhasil aku dilema banget dong. Sampai pengen batal beli aja dan cari merek lain yang memenuhi kualitas bagus dengan warna rose gold idamanku.

Tapi kemudian aku mikir lagi... karena aku bukan heavy traveler, kayaknya nggak perlu segitu ngotot cari koper yang harganya super mahal untuk dapetin kualitas dan model yang aku mau. Karena kalau disuruh pilih sih aku pengen banget punya koper merek TUMI atau Rimowa yang harganya belasan juta dengan model super cantik dan kualitas oke. Alhasil aku akhirnya pilih koper dengan keamanan maksimal walaupun warnanya bukan rose gold.. hehe. Dengan pertimbangan koper itu bisa awet sampai bertahun-tahun.

TUMI V3 Photo Floral
Koper idamanku~ wkwk


---

Oia seperti yang aku bilang di awal, aku ada beberapa rekomendasi merek-merek koper yang cukup terkenal, antara lain American Tourister (American brand), MUJI (Japan Brand), LOJEL (Japan brand), Delsey (France brand), Samsonite (American brand), Rimowa (Germany brand), TUMI (American brand).

- American Tourister harganya masih sedang nggak murah banget tapi nggak mahal banget juga, dan mudah ditemukan di mana-mana.
- MUJI & LOJEL punya desain yang minimalis dan cukup sering di-review oleh beberapa traveler soal kualitasnya yang oke.
- Delsey dan Samsonite punya kisaran harga yang sama, dan sering dapat julukan koper tahan banting.
- Rimowa dan TUMI termasuk koper yang harganya diatas yang lain, desainnya cantik, fiturnya lengkap (TUMI bahkan punya unique tag code di setiap produknya) dan juga terkenal tahan lama.

Untuk tempat belinya sendiri bisa di mall, ataupun pusat perbelanjaan gitu. Nggak harus di flagship store, bisa juga di department store macam SOGO, atau bag store semacam Bags City, The Goods Dept. dll. Tapi saranku tungguin bazaar koper/travel fair aja supaya dapat harga yang lebih murah.

Semoga artikelnya bermanfaat!

***

Meet me in social media :)

Comments

  1. aku wkt itu liat koper gambarnya captain america bagus deh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku juga liat pas di luggage fair kemarin hehe tapi nggak ngeh mereknya apa

      Delete
  2. makasih tipsnya, hrs kuat ya apalagi kan kl di bandara masuk bagasi pasti sering di lempar2

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, kadang petugas bandara suka terlalu bersemangat

      Delete
  3. Aku pernah beli koper asal diskon, sekali pakai pecah di bagasi. Sedih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. waah merek apa kah? biar bisa jadi referensi

      Delete
  4. Wah jadi nambah referensi buat nyari koper, gak cuma ukuran sama desain doank ya. Dari segi keamanan juga perlu diperhatikan

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya.. apalagi kalo suka simpen barang dengan value yang lumayan di bagasi.. kudu hati-hati :)

      Delete
  5. Aku suka yang hard karena pernah ada cerita koper disayat-sayat maskapai.

    ReplyDelete

Post a Comment

Thank you ya sudah mampir dan meninggalkan komentar 😍