Fanbo Perfect Bounce vs Original Beauty Blender


Annyeong! Happy Wednesday.

I am super duper excited to write this post. Gimana enggak, semenjak punya si The Original BeautyBlender, aku pengen banget punya makeup sponge lain yang kualitasnya oke dengan harga terjangkau untuk dibandingin sama si The Original BeautyBlender. Tadinya udah galau pengen coba makeup sponge-nya Miniso, X-pert atau My Bud yang banyak di-rave, tapi belum jadi-jadi juga karena belum sreg banget. Lucky me dapet sponge-nya Fanbo Perfect Bounce Beauty Blender yang lagi ngehits itu dari Beautiesquad dan Fanbo! Horeee...

Tapi postingan ini nggak ada unsur sponsor sama sekali yak. Opini untuk The Original BeautyBlender ataupun Fanbo Perfect Bounce sama rata nggak ada yang memihak. Yah pokoknya baca aja yuks sampe abis.

Battle ini somehow ngingetin aku sama postingan lama waktu aku ngebandingin Shu Uemura sama ELF eyelash curler. Karena dua-duanya punya fans yang sama-sama banyak walaupun harganya beda jauh. Begitu juga sama si The Original BeautyBlender dan Fanbo Perfect Bounce ini.

Intro dulu, FYI saat ini aku punya 3 sponge. Unbranded sponge beli di Makeup Tool Shop, si Original Beauty Blender (dapet dari BeautyBlender, so mine with no doubt is real original), dan Fanbo Perfect Bounce. Dari ketiganya punya tingkat kekenyalan yang beda. Tapi, yang paling beda adalah Unbranded Sponge karena teksturnya keras dan nggak kenyal dan bentuknya juga kayak Candi Borobudur kalo kata Tasya Farasya. Beda banget sama The Original BeautyBlender dan Fanbo Perfect Bounce. Makanya sponge itu nggak aku masukkin ke dalam battle ini. Menurutku nggak apple to apple aja.

Oke, biar rapih kita bahas dari masing-masing aspek ya.

---


Klaim dari BeautyBlender
- Bentuk sponge mereka lebih bagus daripada sponge yang pipih gitu karena nggak meninggalkan bekas "potongan" dari permukaan datar (mudah-mudahan ngerti maksudnya hehe). 
- Super lembut.
- Aqua-Activated foam technology membuat sponge ini nggak menyerap banyak produk.
- Latex free
- Scent free
- Handcrafted

Klaim dari Fanbo
- Bentuk sponge yang seperti tetesan air punya kelebihan sendiri di setiap sisinya. Ujung lancip untuk sudut sempit, bagian samping untuk are pipi, bagian bawah untuk meratakan di akhir biar makin flawless dan menambah coverage.
- Latex free.
- Odor free.
- No loose particle.
- Non-allergenic.
- Anti-bacterial.

Oia baik BeautyBlender dan Fanbo punya cara pakai yang sama, lho:
Wet, squeeze, bounce. Jadi keduanya memang dipakai dalam keadaan lembap dengan gerakan tepuk, bukan diusap ke wajah.

---

Harga dan Ketersediaan
Ok, lanjut ke the most shocking part. BeautyBlender dijual dengan harga US$20 atau kalau di Sephora Indonesia itu Rp340.000. Sedangkan Fanbo, dijual dengan harga beragam dari Rp25.000-35.000. Beda banget kan. Harga Fanbo cuma 10% dari harga BeautyBlender.

Untuk ketersediannya sendiri, BeautyBlender bisa dibeli offline dan online dengan mudah via Sephora. Dia juga tersedia di Galleries Lafayette, atau department store besar gitu. Kalau Fanbo juga bisa dibeli offline ataupun online. Kalau online beli di Shopee, Tokopedia dan BliBli. Banyak kok yang jual, dari toko resmi Fanbo. Sedangkan offline-nya, kayaknya baru ada di toko kosmetik tradisional deh. Belum masuk drugstore seperti Guardian, Watson atau DanDan.

WINNER: jelas Fanbo

Kemasan
Fanbo dikemas pakai plastik mika, sedangkan BeautyBlender sepertinya dikemas dengan plastik akrilik gitu deh. Nggak yakin juga sih yang BeautyBlender hehe soalnya punyaku nggak ada kemasan aslinya (maklum gratisan).

WINNER: Fanbo & BeautyBlender (seri)

Warna
Dari segi warna, BeautyBlender belakangan ini merilis banyak banget varian warna untuk koleksi mereka. Ada warna pink, pink muda, biru sapphire, putih, hijau toska, hitam dan lainnya. Sedangkan Fanbo karena baru dirilis, jadi baru ada satu warna aja pink fuchsia.

WINNER: BeautyBlender

Bentuk & Ukuran
Nah ini nih yang dari tadi udah gatel pengen aku bahas. Pas awal ngeliat, mata awam aku nangkepnya "oh, dua-duanya sama bentuknya tear drop". Tapi setelah baca-baca klaim dari BeautyBlender dan Fanbo, aku baru sadar kalau bentuk mereka tuh sebenernya nggak 100% mirip!
Jadi ukuran si BeautyBlender ini bisa dilihat di foto baik pas kering ataupun basah memang lebih kecil dan ramping. Kalau Fanbo bentuknya lebih gendut dan "remes-able" gitu...


Menurutku BeautyBlender punya alasan sendiri bikin bentuknya lebih ramping, mengingat klaim mereka tentang bentuk permukaan sponge mereka yang 360 derajat menghasilkan tampilan yang lebih flawless dibanding kalau pakai sponge dengan permukaan datar. Bentuknya memang lebih bulat gitu sih bawahnya.

Sedangkan Fanbo memilih model agak chubby juga punya alasan tersendiri bahwa permukaan datar di bagian bawahnya bisa dipakai untuk blending dan ngasih extra coverage.


Dua-duanya punya plus minus buat aku. Kalau pakai Fanbo, blending jadi lebih cepet karena permukaannya besar. Hasilnya juga tetep oke nggak ada harsh line. Tapi, karena chubby, jadi sudut-sudut yang sempit kayak sela-sela cuping hidung dan bawah mata tuh agak sulit dijangkau, walaupun udah pakai bagian lancip si sponge-nya ini. 

Sedangkan BeautyBlender karena bentuknya lebih ramping, lebih enak buat menjangkau seluruh bagian wajah hingga bagian tersempit sekalipun. Terus dia kalo dicubit, bisa jadi pipih gitu enak buat blending di sela-sela hidung. Aku secara personal suka sama bentuknya si BeautyBlender yang ramping ini.

WINNER: BeautyBlender



Tekstur
Aku nggak tau apakah dari foto di atas kalian bisa lihat kalau BeautyBlender punya pori-pori lebih besar dibanding Fanbo. Kalau Fanbo agak nggak rata gitu, ada yang besar ada juga yang rapat. Nggak heran kalau pas dicubit, Fanbo rasanya lebih kenyal dibanding BeautyBlender, karena si Fanbo teksturnya lebih padat. Terus kalau didengerin suaranya pas dipencet, BeautyBlender agak renyah seperti banyak udara yang tersimpan di dalamnya gitu, lho. Kalau Fanbo nggak terlalu.

Dari segi permukaan, bisa banget dirasain kalau Fanbo teksturnya lebih halus dibandingkan BeautyBlender.

Kalau aku secara personal, suka dengan tekstur BeautyBlender yang nggak terlalu kenyal. Karena semakin kenyal, sponge akan semakin keras dan susah dicubit. Walaupun Fanbo ini masuk golongan empuk, tapi kalau dibandingin sama BeautyBlender, masih empukan BeautyBlender hehe. Karena kalau susah dicubit, nanti dia bakal lebih susah menjangkau daerah-daerah sempit.

WINNER: BeautyBlender

Performa
Almost done! Ini salah satu bagian paling krusial di review kali ini. Walaupun dari segi klaim lebih canggih, harganya lebih mahal, tapi kalo performanya biasa aja, lah piye? Nah kebetulan nih kemarin aku bikin video di Instagram yang ngeliatin proses pemakaian kedua sponge ini di wajahku. Terus dibandingin side by side. Foundationnya aku pakai Estee Lauder Double Wear Foundation yang coverage-nya mantep dan rawan cakey. Kurleb begini hasilnya:


A post shared by dilla (@dillafdiah) on



Kalau yang aku rasain langsung yah, hasil kedua sponge ini hampir nggak ada bedanya. Dua-duanya flawless banget dan natural. Coverage-nya juga menurutku mirip. Kemarin sih aku belum nemuin bedanya.

Cuma ya itu bisa kelihatan kalau di bagian sela hidung belum ke-blend sempurna sama si Fanbo, karena ukurannya yang agak gendut.

Winner: BeautyBlender

Proses Pencucian
Last but not least, proses pencucian. Let me tell you, washing BeautyBlender is a real pain. Buset susye banget... Kayaknya sabun sampai habis seperlima botol deh cuma buat nyuci si BeautyBlender ini. Udah gitu masih tetep ada sisa nodanya lagi hiksss. Padahal abis pakai cepet-cepet langsung aku cuci. Kalau Fanbo masih mending, masih wajar lah. Kalau si BeautyBlender bener-bener deh abisin waktu dan air banget. Mungkin tergantung jenis foundation-nya juga kali ya, karena si Estee Lauder Double Wear ini memang tipenya kalau sudah kering susah dibersihin gitu. So you better prepare. Atau mungkin cobain pake sabun khusus dari merek BeautyBlender juga kali ya.

Kalau jamur, alhamdulillah baik Fanbo dan BeautyBlender belum ada yang berjamur sama sekali. Abis dicuci aku taruh aja di atas tumpukan tissue, terus diamkan sampai kering.

WINNER: Fanbo laaaaaah

---


FINAL THOUGHTS
Hmm.. Oke aku nggak memungkiri bahwa dari segi tekstur dan bentuk, BeautyBlender memang lebih juara dibanding Fanbo. Aku suka banget sama bentuknya yang ramping dan mudah dicubit jadi bisa menjangkau seluruh area wajah (apalagi kalo wajahnya kecil kayak aku kan? wkwkw ngarep). Hasilnya juga memang flawless. Tapi aku nggak suka sama harganya dan nyucinya yang susah.

Lain hal dengan Fanbo, coba aja bentuknya dibuat lebih ramping, pasti makin kece. Walaupun teksturnya lebih kenyal, tapi Fanbo juga tergolong cucmey buat blending base makeup. Hasilnya juga flawless, harganya murah dan gampang dicuci.

Walaupun dari segi poin masih kalah dari The Original BeautyBlender, Fanbo Perfect Bounce ini tetep rekomended untuk dicoba! Aku juga personally, mikir 50x sebelum repurchase The Original BeautyBlender mengingat harganya yang mihil dan sponge ini masa pakainya cuma 3 bulan aja. Mungkin suatu hari, saat lagi khilaf, atau ada acara spesial, aku akan repurchase The Original Beauty Blender ini. Mungkin...

Jadi sementara waktu, biarlah aku nikmati Fanbo Perfect Bounce. Apalagi dukung produk lokal, kan :D.

Semoga review ini bermanfaat & see you on my next post!!

Equipment info:
Camera:
↪ Sony A5000 with Lens Sony 35mm f1.8
Software:
↪ Adobe Photoshop CS6

***

Meet me in social media :)

Comments

  1. Wah sekarang fanbo sudah punya sponge sejenis beauty blender, aku malah baru tahu abis baca blogmu loh. Thanks for sharing ;)

    ReplyDelete
  2. Aku penasaran mo nyobain yang fanbo cos belakangan lagi ratjun bener nih beauty blender di instagram.

    ReplyDelete
  3. bagusan si original tapi kalo liat harganya diatas... :""

    ReplyDelete
  4. Semenjak aku punya fanbo, aku merasa gak butuh yang mahal lagi sih. Memang peer kalau mau menjangkau sudut. Cuma bisa diakalii

    ReplyDelete

Post a Comment

Thank you ya sudah mampir dan meninggalkan komentar 😍