Gathering Rasa Keluarga Bareng Beautiesquad di Jogja

Happy Saturday! 

Ini udah hari Sabtu lagi, berarti udah lewat seminggu sejak acara Beautiesquad 1st Gathering di Jogja, but the feeling still surreal! Beneran deh.. nggak nyangka banget, seorang Dilla ikutan blogger gathering. Hahahaa... Entah tahun 2018 ini aku lagi kerasukan apa bisa ikutan acara begini. 

Sumber foto: Ari Putra

Aku sebelumnya pernah cerita di postingan ini kalau aku termasuk ansos dan minder untuk ikut-ikut blogger gathering. Selain karena aku emang introvert dan nggak gitu suka acara yang heboh dan rame, juga karena blog aku pun nggak yang gimana-gimana. Mau kenalan takut dikacangin karena mereka nggak tau aku siapa. Tapi dengan baiknya-nya Beautiesquad merekrut aku untuk dimasukkan menjadi member inti dan bisa gabung di grup whatsapp. That's why aku bisa ikut BS ke Jogja dalam rangka acara Beautiesquad 1st Gathering!!


Jujur aja pas pertama kali di-chat sama Cindy untuk konfirmasi keikutsertaan aku di gathering ini, aku nggak pakai mikir dua kali langsung bilang iya. Walaupun deg-degan banget ketemu langsung sama temen-temen yang biasanya cuma lewat chat, tapi nggak ada perasaan males atau gimana. Kayak hayuk aja gitu.. Mungkin karena member Beautiesquad ini belum terlalu banyak ya jadi berasa kekeluargaannya. Walaupun agak sedih karena dari total 37, yang bisa ikut baru 18 orang aja karena banyak yang berhalangan. Semoga next time bisa ikut semua yaa.

Acara Beautiesquad goes to Jogja ini berlangsung tanggal 9-11 Maret 2018 lalu. Kenapa dipilih di Yogyakarta? Akupun nggak tau wkwk.. Tapi aku seneng karena emang udah dari lama juga pengen main ke sana tapi belum nemu waktu yang tepat. Eeeh.. kesampaiannya pas BS ke Jogja ini.

Aku kemarin sempet posting-posting tentang acara gathering ini di Instagram dan Insta Story sih.. Kalau ada yang pengen lihat versi video-nya bisa ceki-ceki di Instagramku @dillafdiah, tapi kali ini aku mau cerita lagi versi lengkapnya.

JUMAT- 9 Maret 2018

Jadi hari Jumat itu aku berangkat dari Stasiun Gambir Jakarta naik kereta bareng Nanda, Jentan, Mamanya Jentan & Leli. Ini juga pertama kalinya aku ketemu mereka! Haha.. Kita naik dari stasiun Gambir karena pengen naik kereta yang eksekutif. Terima kasih ya Leli yang telah membantu memesankan tiket.. :D Kita berangkat hari Jumat jam 9 malam, jadi sampai di Jogja Sabtu sekitar jam 5 pagi. Jadi memang niatnya tidur di kereta.

Ada juga yang naik pesawat dari Jakarta seperti Rani, Sani dan Cindy. Memang kita semua nggak bareng-bareng berangkat ke Jogjanya karena menyesuaikan dengan jadwal masing-masing dan kebetulan member Beautiesquad ini tersebar di seluruh Indonesia, jadi nggak bisa sekaligus barengan gitu.

SABTU – 10 Maret 2018

Gathering kali ini, kita nggak nginep di hotel bintang lima karena sudah terlalu mainstream (dan tidak sesuai budget), wkwk.. Jadi kita cari penginapan yang lucu dan murah meriah, dan pilihannya jatuh kepada… Pondok Sare!

Pas pertama sampe, kan subuh-subuh tuh.. Aku agak shock karena tempatnya kayak rumah penduduk gitu. Nggak keliatan kayak penginapan. Tulisan “Pondok Sare”-nya pun keciiiiil nggak begitu mencolok. Pokoknya pas pertama dateng tuh udah nggak fokus deh karena situasinya remang-remang (lampu di dalam Pondok Sare cuma beberapa yang dinyalain kalau tengah malam) dan akupun masih jet lag. 


Tapi pas matahari udah muncul, baru deh sadar kalau tempatnya bagussss dan instagramable banget. Aku sempet Insta Story ruangan keseluruhannya sih, jadi kalo mau ceki-ceki bisa lihat Insta Story Highlight di Instagram aku @dillafdiah.


Beberapa hal yang aku suka dari Pondok Sare ini adalah:
- Tempatnya bersih
- Dekorasinya lucu
- Ada ruangan terbuka di dalam rumah jadi cahaya matahari bisa masuk
- Ada kolam ikannyaaa! Dan ada fish massage juga
- Dapet breakfast & morning tea/coffee
- Di kamar mandinya ada water heater (ini penting!)
- Ada Wi-Fi dan gratis!



FYI alamat lengkap Pondok Sare ini ada di:
Jalan DI Panjaitan Gang Ngadinegaran No.35, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55141
Telp: 0812-2660-9959

Price rate:
Di Pondok Sare ini ada 2 jenis kamar: Dorm Room type & Private Room Type.
Dorm Room ada 4 single bed dan ada AC-nya. Sedangkan Private Room 1 master bed dan non AC. Dorm Room harganya Rp95.000/bed dan Private Room harganya Rp150.000/room.

So far tempat ini super recommended! Jaraknya juga nggak terlalu jauh dari Malioboro dan Stasiun Tugu. Di aplikasi Gojek juga langsung ke-detect lokasi si Pondok Sare ini. Kebetulan aku dapat Private Room bareng Sani, dan walaupun nggak pakai AC, kita nggak kegerahan sih tidurnya. Tapi emang jendelanya dibuka sedikiiiit aja biar ada udara masuk hehe. Soalnya depan kamar juga ruangan terbuka gitu atapnya jadi banyak udara segar masuk kalau jendela dibuka.

Oke lanjut, abis sarapan dan siap-siap, sekitar jam 9 kita langsung cus ke Indiecology Café untuk ikut workshop “Skincare 101” bareng Avoskin. Indiecology Café jaraknya nggak terlalu jauh dari Pondok Sare.  Review sedikit tentang Indiecology Café ini, bangunannya itu vintage banget dan kelihatan asri. Kalau kamu lagi butuh tempat OOTD yang vintage-vintage gitu boleh banget mampir. Lokasinya juga bukan di depan jalan raya gitu jadi cukup oke buat shooting video karena nggak banyak gangguan.


Balik lagi ke workshop-nya, acara Skincare 101 di-pandu oleh Jentan sebagai MC, dan materi diisi oleh Fatimah Nada selaku PR Avoskin.


Aseli banyak banget fakta-fakta tentang skincare yang baru aku tau dari workshop ini.  Jadi nggak kayak jualan gitu lho workshopnya. Memang bermanfaat dan banyak ilmu yang dikasih.

Beberapa fun fact tentang skincare yang aku dapat dari workshop ini:
- Punya kulit berminyak bukan berarti nggak pakai pelembap, justru minyak timbul karena kulit yang dehidrasi, sehingga harus pakai pelembap agak produksi minyak nggak makin berlebihan.
- Langkah-langkah perawatan kulit dasar itu adalah:
1. Make up remover
2. Sabun pembersih wajah
3. Toner
4. Pelembap
- Pemakaian skincare yang baik itu ada jam-jam tertentu. Untuk pagi hari sebaiknya antara jam 7-10 pagi, dan malam setelah jam 9. Dan setiap tahap perawatan wajah sebaiknya dijeda sekitar 3 menit agar meresap dengan sempurna.
- Sebenarnya perawatan wajah baik digunakan sedini mungkin, tapi tahapannya aja yang berbeda. Untuk kulit yang masih muda sekitar umur 15 tahun, sebaiknya cukup dengan membersihkan wajah dan pelembap, karena biasanya umur segitu belum terlalu concern dengan tahapan eksfoliasi kulit. Kalau malas eksfoliasi tapi banyak pakai krim wajah, justru akan menyumbat pori-pori dan akhirnya jerawatan.

Di workshop ini, kita juga dikasih produk terbaru Avoskin yaitu Perfect Hydrating Treatment Essence versi travel size. Ukuran travel size ini belum beredar di pasaran lhooo, jadi kita semacam ekslusif gitu nyobain pertama kali.. wkwk :p Karena produk Avoskin-nya boleh dibawa pulang, jadi pasti nanti akan aku review yaa.


Workshop bareng Avoskin selesai sekitar jam 12 kurang, nah kegiatan selanjutnya udah pasti makan siang!! Makan siangnya di-provide oleh Kala Kitchen dan Indiecology Café. Walaupun makanannya kelihatan imut-imut, tapi mengenyangkan banget, lho. Btw decornya cantiknya sendiri ditata sama Edelweiss Party Planner.

Sumber foto: Ari Putra

Thank you so much Indiecology Café, Kala Kitchen dan Avoskin untuk workshop dan makan siangnya! :D Karena hari itu kita jadwalnya padat seperti Syahrini, abis foto-foto langsung cus ke tempat workshop selanjutnya yaitu di Sogan Batik.


Sogan Batik lokasinya agak jauh nih, di Jogja bagian utara. Jadi butuh waktu 1 jam perjalanan untuk sampai ke sana. Terlebih ternyata kalau weekend, jalan-jalan di Jogja juga rawan macet sis.

Nah di Sogan Batik ini kita semua dikasih life experience gimana caranya membuat batik dari mulai menggambar, mewarnai, sampai proses penjemuran. Seru banget dan ini pengalaman pertama aku belajar membatik.



Di Sogan Batik kita juga bisa lihat proses penjahitan, pencetakan sampai penjualan batiknya, lho. Atau kalau mau beli batik juga bisa, model-modelnya Sogan Batik ini bagus-bagus. Aku pernah lihat Sogan Batik ini dipakai sama Lulu Elhasbu. Kece kaan..


Kalau kamu mau coba belajar membatik bisa juga nih tapi harus book terlebih dahulu. Dan aku juga kurang tau ada minimal peserta atau enggak. Mending ditanya langsung yaah. 

Selesai belajar membatik, kita-kita balik dan mau istirahat ke Pondok Sare. Eits  tapi jangan sedih karena acara belum selesai, kak. Untuk malam ini masih ada gala dinner di Secret Garden Coffee & Chocolate. Kece banget kan namanya gala dinner..

Sumber foto: Ari Putra

Bukan cuma nama acaranya yang kece, tapi venue-nya juga kece! Secret Garden ini adalah kafe dengan konsep taman dan ruangan terbuka. Ada 3 pilihan tempat di kafe ini: indoor, ruang terbuka dengan atap, atau di ruang terbuka tanpa atap. Asyik kan? Venue-nya juga banyak spot-spot cantik kalau-kalau kita mau OOTD, ada air mancurnya juga dan live music biar nggak sepi.

Sumber foto: Ari Putra

Di gala dinner, kegiatannya lebih santai dan casual. Bener-bener dimaksudkan untuk kita-kita minggle aja. Di pembukaan ada sambutan dari Diaz selaku perwakilan Secret Garden Coffee & Chocolate, Cyndi selaku panitia Beautiesquad 1st Gathering, Kak Virly selaku founder Beautiesquad dan Vina selaku chief officers Beautiesquad.

Setelah itu kita main games, bagi-bagi goodie bag, makan dan foto-foto, deh! Selesai  itu pulang karena udah tepar bangettttttt pengen tidur.

Sumber foto: Ari Putra

MINGGU – 11 Maret 2018

Last daaay! Pagi-pagi Pondok Sare udah dibikin rusuh sama anak-anak Beautiesquad yang tuker-tukeran kado. Jadi sebelum pergi kita memang udah diminta untuk bawa kado senilai minimal Rp50.000. Nah aku dapat kado bantal dari Fuji :D Pas banget buat tidur di kereta pas pulang.

Sumber foto: Ari Putra

Selesai tuker kado, foto-foto pakai kaus Beautiesquad, kita langsung cus untuk city tour. Tapi minus Kak Grace yang pulang duluan ngejar pesawat jam 10 pagi kalau nggak salah.. Maklum mamah muda banyak yang menunggu… Nggak kayak aku wkwkwk..

Agenda pertama city tour ini main ke Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta yang lokasinya di depan Istana Negara. Ini juga pertama kali sih aku ke sini. Isinya itu diorama-diorama peristiwa-peristiwa penting di Jogja. Mirip-mirip isi Monas sih kalo kata aku. Oh iya di sini juga ada penyewaan sepeda dan becak wkwk. Murah lagi cuma 10-20 ribu rupiah.

Sumber foto: Laili


Sumber foto: Laili

Abis dari museum, kita lanjut jalan sedikit ke Malioboro. Nggak lengkap lah ya ke Jogja nggak mampir ke Malioboro. Walaupun cuma bentar banget sih karena siangnya harus ke Madam Tan Indonesian Food & Kitchen.

Sedikit review soal Madam Tan, tempatnya lumayan mini, agak gelap sih untuk ruangan di lantai 2, tapi makanannya lumayan enak. Dan seingetku kata Liana harganya nggak terlalu mahal. Jadi recommended sih kalau kamu bingung mau makan di mana, bisa cobain si Madam Tan ini.

Sumber foto: Ari Putra

Sumber foto: Ari Putra

Nah sebenernya abis makan di Madam Tan, secara tidak resmi (haha) acara Beautiesquad 1st Gathering ini ditutup. Beberapa juga udah balik ke Pondok Sare untuk ambil barang dan langsung ke stasiun dan bandara.

Sedangkan aku, Rani, Liana, Rahma dan Fuji yang jadwal pulangnya masih lama, kelar makan kita memutuskan untuk balik ke Malioboro dan mampir ke Pasar Beringharjo. Yaaayyyy ini yang aku tunggu-tunggu. Aku waktu masih sekolah hampir rutin tiap tahun ke Jogja dan ke Pasar Beringharjo sama keluarga. Tapi sejak kuliah dan mbahku meninggal, kita jadi jarang mudik, akhirnya jarang juga ke Jogja sampai bertahun-tahun. Udah kangen berat jadinya ke Pasar Beringharjo.


Di Pasar Beringharjo aku beli oleh-oleh buat keluarga aja, sih. Untung ada Rahma yang asli Jogja, jadi dapat rekomendasi tempat beli batik di sana biar nggak zonk. Acara belanja juga jadi lebih efisien! :D FYI nama tokonya itu “Batik Atik Ibrahim”, lokasinya di Pasar Beringharjo Los III Batik. Wkwkwk siapa tau butuh yakaaan..

Kelar belanja kita semua balik deh ke Pondok Sare. Selesai beres-beres juga aku harus pamitan dan ke stasiun Tugu karena ngejar kereta ekonomi ke Kutoarjo. Yappp.. hari Senin-nya aku extend cuti dan melipir ke rumah mbahku di Kutoarjo. Jaraknya cuma 1 jam kalau naik kereta dari Jogja, makanya aku naik kereta ekonomi.

Pas nyampe rumah mbah, budeku rada kaget karena aku bawa tas banyak banget dari Jogja :’) Isinya belanjaan di Malioboro dan goodie bag dari Beautiesquad 1st Gathering kemarin. Goodie bag-nya buanyaaaaakkk banget aseli. Makasih yaaa sponsor-sponsor. Nanti akan aku pajang nama-nama sponsornya di akhir tulisan.

That’s it! Panjang banget ya? Wkwk.. Bener kata Leli, ulasan Beautiesquad 1st Gathering ini bakal lebih dari 800 karakter kalo diceritain saking serunya.

Semoga gathering selanjutnya bisa segera terlaksana, amiin! Setelah BS ke Jogja, mudah-mudahan segera ada BS ke Bandung, BS ke Bali, atau bahkan BS ke Korea.. wkwkwk Amiin..

Selain terima kasih kepada Beautiesquad, aku juga mau say thank you kepada para sponsor dan media partner diantaranya:

- Vendor: Secret Garden, Indiecology, Edelweiss Party Planner, Pondok Sare, Ari Putra Production
- Brands: Laurent, Avoskin, Sogan Batik, Kohvee Story, Purbasari, Rubiena, Poppy Dharsono Cosmetics, Artisan Lashes, Tammia, Biore, Kay Collection-Vitacreme, Emina Cosmetics Jogja, Shylas Factory, The Body Heart, The Hartz Lashes, Mizzu Cosmetics, My Beauty Diary
- Media: Female Daily Network, Blogger PerempuanWomantalk, Eblush,  Dream, Feedme, Styl Id

Thank you for made Beautiesquad 1st Gathering happen! Terima kasih juga untuk Leli dan Arif Putra yang sudah berkenan foto-fotonya dipasang di blog post ini.

See you on my next post!


Equipment info:
Camera:
↪ iPhone 6
↪ Sony A5000 with Sony lens 35mm f1.8
Software:
↪ Edited on iOs Image Preview on Macbook
***

Meet me in social media :)

Comments

  1. Ahoy, juragan batik datang~~ ahahah sayangnya Dilla belum ketemu sama suasana malam jalanan Jogja yak. Padahal anginnya bikin rindu~

    ReplyDelete
  2. ahh Dilla, ku suka cara penyampaianmu, lengkap sekali. Huhu patut di contoh ini^^

    ReplyDelete
  3. Ka Dil kemarin pas tiap instastorynya di Jogja jadi pengen ke Jogjanya . Btw, seru banget kayaknya ^^

    xoxo,
    The Wonderland by Kartikaryani
    www.kartikaryani.com

    ReplyDelete

Post a Comment