Tips Tetap Fit Saat Puasa Tanpa Minum Suplemen Makanan

Happy Friday! Gimana puasa hari ke-7-nya?? Lancar yaa pasti. Jujur aja, bagi aku, salah satu ibadah yang paling berat buat dilakuin adalah puasa. Aku paling nggak bisa kalau nggak makan dan minum seharian. Pasti bawaaannya lemes, ngantuk, gampang emosi dan males ngapa-ngapain. Aku juga orangnya gampang masuk angin dan kena migrain. Makanya aku jarang banget puasa-puasa sunnah gitu hehe.


Karena itu, di Ramadhan tahun ini aku mencoba mengatur pola makan dan time management dengan lebih baik, belajar dari pengalaman puasa-puasa saat bayar hutang kemarin. (tahun kemarin aku bolong puasa Ramadhan sampai 10 hari huu). Aku juga nggak minum vitamin ataupun suplemen makanan apapun. Alhamdulillah aku bisa puasa dengan lancar dan nggak terlalu lemes, nggak gampang laper (walaupun perut sering bunyi, wkwk) dan aku nggak masuk angin atau migrain juga. Karena aku juga takjub sama hasilnya, makanya sekarang mau aku share.

Jadi, gimana caranya supaya tetep fit saat puasa ala Dilla? Baca terus yaa.

---


1. Jangan langsung tidur setelah makan sahur.

Aku baru sadar belakangan ini, sih. Aku dulu itu punya kebiasaan sahur agak maleman, kemudian selesai makan langsung tidur lagi kemudian bangun jam 6 untuk sholat subuh. Atau selesai makan sahur, langsung sholat subuh kemudian langsung tidur lagi sampai jam 8 pagi.

Ternyata, hal ini membuat aku merasa lapar setelah bangun tidur. Nggak tahu sih ini sugesti aja atau bukan. Tapi setelah aku baca salah satu referensi bilang kalau tidur/berbaring setelah makan itu sangat nggak baik untuk kesehatan karena bisa menimbulkan penumpukan lemak akibat kalori makanan yang tidak diolah dengan baik dan penyakit bernama Acid Reflux & Heart Burn di mana asam lambung naik ke tenggorokan dan bagian dada karena asam lambung yang harusnya keluar dan bekerja di perut, justru naik ke atas karena posisi kita yang berbaring.

Bagusnya setelah makan, dijeda dulu minimal 30-45 menit sebelum kembali tidur.


2. Minum susu dalam porsi kecil setiap sahur dan malam setelah berbuka.

Dulu aku suka sekali minum susu satu kali dalam porsi besar yaitu 250ml karena rata-rata porsi susu siap minum untuk orang dewasa memang sebanyak itu. Tapi ternyata aku jadi gampang mual dan kembung kalau minum susu dalam porsi sebanyak itu. Sekarang aku coba minum dalam porsi kecil dua kali dan memang rasanya lebih pas untukku. Jadi sekarang aku selalu beli susu ukuran mini 115ml/125ml dan rutin diminum saat sahur dan malam setelah berbuka.

Minum susu ini menurutku penting karena membantu melancarkan BAB dan menambah nutrisi supaaya tubuh lebih fit.



3. Makan buah pisang 1 buah setiap sahur dan malam setelah berbuka.

Buah udah nggak usah dipertanyakan lagi ya manfaatnya untuk tubuh kita. Aku memilih pisang yang lebih simpel untuk dimakan dan porsinya pas. Aku lebih suka jenis pisang barangan dibanding jenis sunpride atau pisang ambon karena ukurannya yang lebih kecil biar nggak terlalu kenyang. Kalau kalian nggak suka pisang, buahnya bisa diganti dengan buah lainnya yang nggak mempunyai rasa asam.


4. Perbanyak makan makanan olahan sendiri.

Aku puasa atau lagi nggak puasa, biasanya memang selalu makan makanan rumah, dan menurutku ini juga cukup berpengaruh dengan kondisi pencernaan. Kalau pencernaan lancar, kita lebih enak konsumsi makanan apa aja karena perutnya nggak terasa begah. Badan juga rasanya lebih enteng dan nggak gampang kena sakit kepala. Nah, agar pencernaan lancar harus perbanyak makan sayur dan kurangi makanan yang berlemak atau terlalu banyak mengkonsumsi daging. Biasanya makanan di restoran terutama fast food kan rata-rata isinya daging atau banyak lemaknya. Jadi, sebisa mungkin olah sendiri makanan dan perbanyak konsumsi sayur, ya.


5. Pilih porsi kecil dan beri jeda tiap makanan.

Mentang-mentang habis puasa, pas berbuka, semua jenis makanan dicoba. Iya, aku dulu kayak gini.. gampang laper mata. Tapi sekarang seenak apapun hidangan di meja, aku coba makan yang aku pengen banget duluan dalam porsi secukupnya, setelah itu baru makan makanan lainnya agar perut kita nggak kaget dan makanan dapat dicerna dengan baik.

Biasanya, aku berbuka dengan minum air putih terlebih dahulu, setelah itu langsung ke makanan berat dalam porsi normal (sudah terbiasa begini di rumahku). Setelah itu coba istirahatkan perut sebentar, makan pisang 1 buah, kemudian sholat maghrib. Setelah sholat maghrib, istirahatkan perut lagi sebentar baru makan cemilan lainnya dalam porsi kecil. Biasanya aku makan kolak, asinan, atau cemilan lainnya. Setelah itu istirahatkan lagi perutnya, sholat tarawih, setelah sholat baru minum susu porsi kecil seperti yang aku jelaskan di poin 2. Istirahat lagi baru boleh makan cemilan lainnya (kadang aku makan mie instan, wkwk).

Pas dibaca, kelihatannya aku makan banyak banget ya.. hehe. Padahal porsinya kecil-kecil. Paling kolak setengah gelas jambu, atau satu mangkung kecil. Pokoknya sedikit-sedikit dan beri jeda biar perutnya nggak kaget. Yang penting kan semua makanan diicip biar nggak penasaran pas puasa besok, hehe.



6. Memakai minyak kayu putih setiap habis mandi.

Mengoleskan minyak kayu putih setiap habis mandi bantu banget supaya aku nggak masuk angin selama bulan puasa ini.



----

Selesai! Gampang kaaan? Iya dong, intinya rutin makan sayuran dan makanan bernutrisi dalam porsi kecil dan berikan jeda untuk setiap makanan. Dan jangan langsung tidur setelah makan. Insya Allah puasanya lancar jaya, sis.

Tips tambahan, alhamdulillah sampai sekarang aku nggak merasakan keluhan di mulut seperti sariawan ataupun bibir pecah-pecah. Karena aku rutin mandi 2x sehari! Ini menurutku pengaruh sih untuk menyegarkan dan mengeluarkan hawa panas dari dalam tubuh. Walaupun puasa dan lagi libur, wajib mandi 2x sehari. Selain itu aku juga rutin memakai lip balm. Selama bulan Ramadhan, aku coba mengurangi memakai lipstick yang matte dan berat dan lebih pilih memakai lip tint + lip balm untuk sehari-hari. Aku pakai Avene Cold Cream Nourishing Lip Balm di pagi dan sore hari, dan Vaseline Petroleum Jelly di malam hari. Kombinasi ini bantu banget menjaga bibir aku nggak pecah-pecah.

Nah, itu dia tips-tips aku untuk bulan Ramadhan tahun ini. Semua tips bener-bener hasil percobaan sendiri dan mungkin juga punya hasil yang beda di tiap orang. Semoga di kamu juga cocok, ya.

Hope this post useful & helpful for you. See you soon!

***

Meet me in social media :)

Comments

  1. Minyak kayu putih itu senjata pamungkas aku juga Dila, soalnya dari kecil sampai sekarang aku ga bisa jauh-jauh dari minyak kayu putih ;3

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe anak minyak kayu putih.. kalo aku gabisa jauh-jauh dari koyo :P

      Delete

Post a Comment