Silicone Free Innisfree Green Tea Mint Fresh Shampoo Review


Hola, happy Saturday again. Pertama kali orang lihat aku pakai shampoo ini, pasti rata-rata bilang: fancy banget siiih. Tapi kalau bisa sembarang pakai shampoo akupun nggak akan coba shampoo iniii. Kadang ngiri banget sama yang rambutnya bagus dan ketika di tanya pakai shampoo apa, jawabannya cuma Pantene. Padahal aku suka banget sama bau shampoo Pantene tapi sayangnya bikin kulit kepala aku gatal dan ketombean. Bukan salah Pantene, tapi memang kulit kepalaku agak rewel dan pilih-pilih banget. Aku pernah berkenala coba shampoo The Body Shop yang review-nya bisa dibaca di sini, Herbal Essences, Selsun, dan Natur yang udah pernah aku review di sini. Sempat suka sama The Body Shop dan Natur, tapi kelamaan rasanya kok kulit kepala aku mulai gatal juga. Mungkin karena udah keseringan pakai atau formulanya sedikit berubah.

DESCRIPTION
Innisfree
Green Tea Mint Fresh Shampoo
Size: 300 ml
Price: 8.00 USD / IDR 117.000

Jadi pas kemarin dapat poin belanja di Althea, nggak ragu-ragu aku langsung ambil Innisfree Green Tea Mint Fresh Shampoo ini karena formulanya menurutku oke, harganya terjangkau dan ukurannya besar. Ngomong-ngomong, Innisfree Green Tea Mint Fresh ini juga ada scalp scaler dan conditioner-nya juga, lho. Tapi aku cuma coba shampoo-nya aja.

photo from innisfree world


Satu hal yang benar-benar menarik perhatianku untuk mau coba shampoo ini adalah tulisan "silicone free". Aku selama ini memang menghindari shampoo dengan kandungan silikon karena lebih ramah terhadap kulit kepala. Walaupun masih ada kandungan SLS-nya, tapi yang paling penting dia silicone free dulu.

Shampoo ini juga punya 6 free systems (tapi nggak ada keterangan bebas apa aja) dan berbahan alami khas produk Innisfree, jadinya aku makin yakin untuk coba. Pada dasarnya shampoo ini termasuk shampoo basic untuk kulit kepala yang sehat aja, nggak ada embel-embel rambut halus, rapih seharian, lurus dll.





Look at that bulky size! Yap shampoo ini tergolong cukup banyak isinya. Di aku yang keramas setiap 2-3 hari sekali, shampoo ini habis 3/4 dalam waktu hampir 2 bulan. Teksturnya juga agak cair jadi aku pakainya agak boros biar banyak busanya.

Untuk kesan pertama pas pakai shampoo ini adalah wanginya seger bau mint dan ketika kena rambut dan kulit kepala beneran terasa dingin seperti ada mint-nya gitu. Rasa dinginnya seperti kalau pakai minyak angin. Bau mint-nya juga sebenernya mirip seperti minyak angin, hehe. Kakak aku yang coba shampoo ini semua pada komentar rasanya dingin banget. Awal-awal aku agak kaget, tapi belakangan rasanya enak dan segar. Rasa dingin ini katanya bantu bikin kulit kepala terasa lebih segar dan kandungan mint-nya bantu mengontrol produksi minyak di kulit kepala.

Tapi sayangnya di kulit kepalaku, rasa segar Innisfree Green Tea Mint Fresh Shampoo ini nggak bertahan lama. Rambutku cenderung jadi sedikit lepek beberapa jam setelah rambut kering dan aku harus keramas 2 hari sekali (maksimal 3 hari sekali) karena rambut rasanya udah lengket dan gatel banget. Rambutku juga masih ada ketombenya. Jadi Innisfree Green Tea Mint Fresh Shampoo ini bisa dibilang kurang cocok dengan kulit kepalaku.

Padahal, review-nya di website Innisfree bangus-bagus banget lho, sampai dapat poin 96% para pemakai akan merekomendasikan shampoo ini ke teman-temannya.

screenshoot from innisfree world

Yap, another opportunity to try new shampoo. Aku lagi tertarik dengan shampoo Kracie Ichikami karena direkomendasikan sama temanku, atau shampoo The Bath Box Ros & Mary tapi aku baru beli Erha Scalp Care Shampoo kemarin karena lihat rekomendasi dari mba Ike Yurissa di akun Instagram-nya, jadi setelah shampoo Innisfree ini habis, aku mau coba shampoo Erha dulu. Doakan cocok ya, atau kalau ada rekomendasi boleh juga, lho. :)



Comments