5 Alasan Pribadiku Memakai Pelembap Kulit


Aku tau banget gimana malesnya pakai pelembap kulit. Ya lengket, rasanya pengen cepet-cepet mandi lagi, kulit licin-licin kalau kena air, kalau pegang handphone atau pulpen lotionnya ikut nempel di sana, apalagi di Jakarta udaranya panas banget dikit-dikit keringetan terus pelembapnya luntur kena keringet. Yaaaaa ngerti bangeeeet. Makanya sampai umur 20-an pun aku masih yang males-malesan pakai pelembap. 

Padahal aku tahu banget kalau kita nggak pakai pelembap, kulit bakal kering dan efeknya nggak bagus pas udah tua nanti. Tapi karena mungkin aku tipe yang harus belajar dari pengalaman, aku harus rasain sendiri dan langsung manfaatnya pakai pelembap kulit. Dan aku udah rangkum 5 alasan yang bikin aku berpikir ulang soal pentingnya pakai pelembap kulit:

1. Nyaman.
Pernah lihat iklan sabun wajah yang modelnya nggak bisa senyum karena kulitnya kaku setelah cuci wajah? Nah itu juga yang aku rasain kalau nggak pakai lotion. Bukannya nggak bisa senyum sih, tapi kalau kulit lembap itu terasanya lebih kenyal, nggak seret dan nggak kaku. Bahkan ada beberapa yang sampai ngerasain gatal lho kalau kulitnya kering.

2. Semakin lembap, semakin nggak berminyak.
Ini beneran, lho. Bukan hoax dan bisa dialami sendiri. Ketika kulitku udah nemuin produk yang bisa memberikan tingkat kelembapan yang pas, kulitku jadi nggak terlalu berminyak. Malah terlihat glowy.
Kalau kamu udah capek punya kulit berminyak yang bikin muka kucel di tengah hari dan kesel habis-habisin banyak kertas minyak, coba ganti pelembap kulitmu. Aku dulu selalu pilih pelembap yang matte dan direkomendasiin buat kulit berminyak, alasannya karena kulitku berminyak dan seringnya pakai pelembap justru bikin wajahku tambah berminyak. Ternyata itu karena pelembapnya masih kurang bisa melembapkan kulitku yang akhirnya kulitku masih harus mengeluarkan minyak untuk kompensasinya. Dan ketika aku pakai pelembap dengan kandungan ekstra yang melembapkan, hasilnya malah kulitku jadi berkurang minyaknya.
Aku gak pakai produk berlapis-lapis, cukup temuin 1 produk aja yang tepat banget udah bikin perubahan yang oke, lho.

3. When skin well hydrated, it appears brighter.
Aku selalu pilih produk yang mengandung pencerah di dalamnya. Alasannya karena aku punya banyak bintik hitam dan warna kulit yang nggak rata. Tetapi semakin ke sini, aku merasa ketika kulitku lembap aja, kulitku udah terlihat lebih cerah dan nggak kusam. Warna kulit nggak rata pun memudar. Seperti keluar warna aslinya. Pernah 'ngeh nggak ketika kulit kering tuh seakan ada lapisan abu-abu gitu di kulitmu. Ketika dioles pelembap, kulitnya kan jadi 'basah', nah lapisan abu-abu itu hilang seketika.
Selain itu, balik lagi ke poin nomor 2 diatas. Ketika kulitku nggak gampang berminyak, kulitku juga semakin terlihat cerah dan nggak kucel.

4. Finner texture, better looking.
Karena aku kebanyakan lihat artis Korea, kayaknya kulit putih tuh selalu kelihatan cantik. Aku suka banget lihat tangan mereka yang putih dan halus. Dan entah kenapa dulu pikiranku cuma kalau mau punya tangan cantik, aku mesti punya kulit putih kayak mereka. Padahal kalaupun kulitnya putih tapi kering dan kusam nggak bagus juga. Buktinya J.Lo yang warna kulitnya coklat juga punya tangan yang bagus bangeeett.
Aku nggak tau kalian ngerasain ini juga apa enggak. Jadi saking keringnya, kalau diperhatiin dari deket banget, tekstur kulitku tuh seperti ada garis-garis 'x'-nya. Dan garisnya itu kelihatan banget. Kayak 'pecah' teksturnya. Hmm... kalau orang sini bilang busikan kali ya? T___T. Nah setelah rutin pakai pelembap kulit, tekstur kulitku jadi lebih mending dibanding nggak pakai. Setidaknya nggak busikan banget. Dan aku juga nggak terobsesi punya kulit putih lagi :).

5. Bau lotion membuat tidur semakin nyenyak.
Karena aku pakai pelembap di malam hari sebelum tidur, kadang-kadang bau pelembapnya ikut nempel di selimut. Dan setiap tidur jadi kebiasaan cium bau wangi dari pelembap itu. Kalau nggak pakai rasanya ada yang kurang. Apalagi rata-rata bau lotion itu soft dan menenangkan. Jadi rasanya lebih rileks.




Comments