Kebiasaan Baru Minum Teh Hijau bagian ke-2

Seperti yang udah aku tulis disini, belakangan aku lagi suka banget minum teh hijau. Dan aku memang cuma minum dan tau khasiatnya tanpa tau bener-bener kenapa bisa disebut teh hijau dan apa bedanya sama teh-teh jenis lain. Aku cuma tau kalau ada macam-macam jenis teh yang beredar di pasaran seperti teh hitam, teh putih, teh chamomile, atau teh yang telah diinfus dengan berbagai rasa dan aroma, dll. Kalau beli pun pasti cari yang ada tulisannya besar "teh hijau" di kemasan. Hehe  jadi cuma sebatas dari bungkus aku ngebedain jenis-jenis teh. 

Tapi kebetulan dirumahku lagi banyak teh dari berbagai merk. Kebanyakan jenis teh melati karena keluargaku lebih suka jenis teh melati karena wanginya harum. Iseng-iseng aku lihat bungkus teh melati, ternyata tulisan komposisi rata-rata sama-sama teh hijau! Aku bandingin dong dengan teh hijau yang aku beli yang bener-bener ada tulisan "Teh Hijau" di bungkusnya. Dan teh hijau yang  asli di bungkus tertulis "Teh Hijau" sama-sama mempunyai komposisi teh hijau/daun teh hijau.. Aku jadi mikir jadi selama ini aku bisa juga dong beli teh melati karna sama aja isinya teh hijau. Dibawah ini aku kasih perbandingan berbagai teh dari berbagai merk dan komposisinya :

 teh cap botol ini teh hijau pertama yang aku minum beberapa bulan ini. di komposisinya ada kandungan bunga melati juga. garisbawahi komposisinya adalah teh hijau karena ini memang tertulis di kemasannya adalah teh hijau.

ini teh hijau kedua. warnanya lebih "muda" dibanding teh hijau cap botol. komposisinya hanya teh hijau.

teh sari melati ini walaupun gak ditulis sebagai teh hijau di kemasan, tapi pas dilihat komposisinya isinya teh hijau dan perasa dan pewangi melati. sama seperti teh hijau cap botol difoto sebelumnya. pas diseduh warnanya gak pekat mirip-mirip teh hijau.

 teh melati ini juga punya komposisi daun teh hijau dan bunga melati. tapi warna tehnya sendiri pas diseduh sangat pekat seperti teh hitam.

Tapi habis itu aku jadi penasaran sebenernya kalau dipikir-pikir semua daun teh kan warnanya memang hijau. Terus kalau teh putih (white tea) dan teh hitam (black tea) itu darimana dong? Masa daunnya warna putih atau hitam? lol.

Ternyata setelah cari info, teh putih, teh hijau, atau teh hitam itu sama-sama berasal dari daun teh hijau. Yang ngebedain adalah proses pengolahannya. Karena proses pengolahannya beda, warna yang dihasilkan setelah diseduh pun jadi beda. Ada tingkatan teh yaitu teh putih, teh hijau dan teh hitam.

TEH PUTIH
- Daun yang dipakai adalah pucuk terbaik yang belum matang dan dihindarkan dari sinar matahari agak gak mengeluarkan klorofil.
- Proses panggang (fermentasi) dan pengeringannya sebentar banget.
- Mengandung katekin (zat anti oksidan) paling tinggi.

TEH HIJAU 
- Daun yang dipakai daun pucuk.
- Proses panggang (fermentasi) dan pengeringannya sedikit lebih lama daripada teh putih.
- Mengandung banyak katekin (zat anti oksidan) karena panggangnya dengan cara dipanasin dengan uap atau disangrai. Setelah dipanggang cepet-cepet langsung dikeringin. 

TEH HITAM
- Gak pakai proses panggang..sebagai gantinya fermentasi dilakukan secara alami.
- Proses fermentasi paling lama dibanding teh hijau & teh putih.
- Tidak mengandung katekin karena gak dipanggang, sebagai gantinya mengandung teaflavin dan tearugibin sebagai zat anti oksidan yang lebih rendah dibanding katekin.

**sumber : Litbang

Hehe baru tau aku. Yang agak susah menurutku ngebedain teh hijau dan teh hitam. Teh hijau yang baik harusnya warnanya hijau cerah atau minimal kuning kehijauan. Tapi teh hijau juga bisa berwarna merah kehitaman seperti teh hitam. Menurut yang aku baca, kalau warnanya sampai hitam itu tandanya terlalu overcook alias airnya kepanasan atau terlalu lama nyeduhnya. Tapi aku sendiri masih belum bisa nyeduh teh untuk dapat warna hijau cerah ini. Selain kualitas tehnya harus bagus, cara penyeduhannya juga harus bener. Dan sebagus apapun kualitas tehnya, kalau seduhnya gak beener juga jadi gak bagus :p.

Selain belum bisa ngebedain jenis-jenis teh, aku juga belum bener dalam hal proses seduh teh hijau ini. Ini beberapa kesalahan yang (ternyata berulang kali) aku lakukan ketika menyeduh teh hijau :
- Langsung seduh di gelas kering dan dingin. Sebaiknya gelas di"bilas" dulu bagian dalamnya dengan air panas agar pas seduh teh perubahan suhunya gak ekstrem.
- Menyeduh dengan air mendidih. Idealnya suhu air untuk menyeduh adalah sekitar 70 derajat celcius.
- Menyeduh terlalu lama sampai warnanya coklat pekat dan sedikit pahit. Sebaiknya sekitar kurang dari 3 menit aja sampai warnanya hijau atau kuning kehijauan dan rasanya agak sepat.

Ribet ya hehe. Kenapa sih harus ribet-ribet gitu seduh tehnya? Hehe gak ada alasan khusus sih. Khasiatnya juga gak akan rusak.. Tapi kalau diseduh dengan benar, rasa yang dihasilkan bakal jauh lebih nikmat. Seneng juga pasti kalau ngeliat teh yang kita seduh warnanya hijau cerah yang bagus banget. Serasa orang jepang beneran dan serasa minum di restoran jepang mahal hehe. Coba deh liat foto dibawah :

foto kiri : teh melati tong tji. warnanya pekat banget kan seperti teh hitam. itu diseduh dengan 'asal-asalan' gak diperhitungkan suhu air dan lamanya menyeduh.
foto kanan : teh hijau sariwangi yang diseduh dengan air hangat agak sedikit panas tapi sedikiiiiit banget. waktu seduh juga secukupnya. warnanya bagus kan hijau cerah :D

Selama ini aku baru coba teh yang beredar dan mudah dicari di supermarket. Rata-rata buatan Indonesia asli dengan merk khas Indonesia. Tapi lihat post Laras disini, Vidya disini dan Mamanya-Kinan disini yang ngasih perbandingan teh hijau Indonesia dengan teh hijau Jepang bikin aku jadi kepengen coba yang buatan Jepang juga kapan-kapan. Karena memang ternyata teh hijau ini banyak banget jenis dan tingkatan kualitasnya, :) Tapi berhubung masih pemula, sekarang masih puas coba-coba merk yang mudah dicari aja dulu. Yang penting manfaatnya terasa, ya gak? :)

Oh iya tambahan, some facts about green tea :
- Jangan diminum setelah atau saat makan karena bisa mengurangi nutrisi makanan yang kita konsumsi.
- Jangan diminum lebih dari 3x sehari dan saat perut kosong karena sifatnya asam.
- Ibu hamil tidak disarankan mengkonsumsi green tea.
- Sebaiknya jangan dicampur gula karena bisa mengurangi khasiatnya.
- Bagus untuk diet! :) Tapi bukan cuma untuk diet aja, manfaat green tea banyak banget. Aku udah pernah tulis disini.

Hehehe posting ini isinya agak random dan kurang fokus pada satu topik yah.. Cuma share tentang pengalaman aku tentang teh hijau. Belakangan aku lagi suka banget minum ini soalnya. Tapi aku bukan pakar teh atau penyuka teh. Sebenernya aku tetep lebih suka minuman tanpa rasa. Tapi karena tergiur manfaat teh hijau dan rasanya yang beda dari teh biasa (lebih sepet dan seger) aku jadi biasain minum deh. Belum ngerasain banyak sih, cuma terasa kalau perutku gak buncit lagi dan kulitku gak terlalu kering aja belakangan ini walaupun udara dingin dan terpapar AC. :)


Comments