Kawat Gigi (bagian 2) : Cek Bulanan Pertama & Pra Operasi

Haloo.. selamat hari selasa. Ini update-an kedua aku tentang kawat gigi yang lagi aku pakai. Sekarang sudah masuk bulan pertama dan saatnya cek bulanan! Jadi kemarin seperti yang udah aku jelasin di posting bagian 1 disini, aku belum bisa pakai kawat untuk gigi bagian bawah. Soalnya gigi aku ternyata bermasalah. Jadi beberapa tahun yang lalu gigi taring susuku tanggal (iya gigi susunya baru tanggal pas umur 20 tahun!). Dan harusnya ada gigi taring permanen baru yang keluar untuk ngegantiin gigi taring susu yang tanggal itu. Tapi ternyata ada banyak calon gigi-gigi yang bentuknya masih kecil-kecil yang numpuk dan tersumbat di dalam gusi tepat digusi gigi taring susu yang tanggal itu. Makanya gigi taring permanennya gak bisa keluar dan gigi lain gak bisa geser sehingga menyebabkan ada ruang kosong di susunan gigi bagian bawah. Bisa aja dikeluarkan dengan bantuan tangan manusia alias dokter gigi (aku agak shock pas tau ini hahaha tapi setelah dipikir-pikir mungkin macam proses caesar saat bersalin aja sih), tapi kebetulan posisinya kurang pas. Jadi saran dokter gigiku lebih baik diambil dan dikeluarkan baik gigi taring permanen maupun gigi-gigi kecil yang menumpuk di gusiku. Gak berbahaya, tapi ditakutkan akan menyebar.

Gambarnya bisa dilihat dihasil rotgen gigiku :

hehe giginya berantakan

Maka dari itu aku harus melakukan operasi. Seharunya operasinya dilakukan dari kemarin-kemarin hehe. Karena operasi gigi lumayan mahal yah sekitar 13 juta - 30 juta rupiah makanya aku coba pakai asuransi. Aku coba pakai asuransi BPJS Kesehatan dari pemerintah. Nah karna urus-urus BPJS ini lumayan lama, makanya sampai sekarang belum juga dioperasi hehe.

Tapi asuransi BPJS Kesehatan ini menguntungkan dan memudahkan banget lho menurutku. Apalagi kalau pakai yang kelas 1. Iuran perbulannya gak terlalu mahal, tapi biaya rumah sakit hampir semuanya di cover (untuk pengobatan tertentu gak termasuk perawatan kecantikan, kosmetik dll seperti kawat gigi yah). Tapi untuk cabut gigi, tambal, dan pengambilan wisdom teeth yang posisinya gak bagus setauku dicover sepenuhnya. Sampai saat ini aku belum mengeluarkan biaya apa-apa untuk pengobatan gigi ini. Aku saranin kamu untuk ikut asuransi ini just in case lain kali butuh :). Walaupun belum bekerja bisa juga ko. Ini tahap-tahap yang aku lewatin kemarin :

Pertama aku harus mendaftar menjadi peserta BPJS Keseharan. Cek di http://bpjs-kesehatan.go.id/. Daftarnya bisa online atau bisa kekantornya langsung (aku saranin kamu pilih online aja biar efisien). Tapi berhubung aku sudah terdaftar peserta askes karena papaku pegawai negeri. Tapi aku sudah melewati umur mandiri jadi gak ditanggung orang tua lagi dan askesnya sudah gak berlaku (maklum udah tua :'3) jadi harus urus langsung ke kantor BPJS terdekat untuk convert askes jadi BPJS. Oia urus BPJS ini cuma sehari lho langsung selesai.

Kedua setelah terdaftar dan bayar iuran bulanan, aku harus tunggu seminggu terhitung sejak tanggal pendaftaran, baru keanggotanku aktif dan bisa digunakan.

Ketiga aku datang ke fasilitas kesehatan (faskes) satu untuk konsultasi. Biasanya faskes satu ini berupa puskesmas atau klinik swasta yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Tapi aku pilih klinik yang bekerja sama dengan BPJS. Klinik atau puskesmas sama aja sih. Hehe. Setelah konsul aku dapat surat rujukan dari Dokter Gigi di klinik untuk langsung periksa ke dokter spesialis bedah mulut yang ditunjuk langsung oleh dokternya (dan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan). Biasanya sih rumah sakit pemerintah. Aku kebetulan dapat di Layasan Kesehatan Gigi dan Mulut (Lakesgilut) TNI AU Halim Perdana Kusuma. Biasanya penentuan rumah sakit tempat kita akan dirujuk tergantung wilayah faskes 1 tempat kita berobat. Kebetulan dari klinik nya wilayah masuknya ke Lakesgilut Halim ini

Keempat aku datang ke Lakesgilut TNI AU Halim dan mendapat penaganan lebih lanjut.

Gampang kan? Gak susah ko. Cuma memang butuh effort lebih dibanding jadi pasien umum. Karena proses ini bakal butuh waktu kita seharian dari subuh sampai siang/sore. Tapi kalo dipikir lagi soal menghemat berapa puluhan juta, semuanya sebanding ko hehe.

(atas) kartu BPJS Kesehatan
(bawah) Kartu Lakesgilut TNI AU Halim

Nah setelah aku konsul dengan dokter spesialis bedah mulut di Lakesgilut, ternyata aku harus menunggu sampai setelah tahun baru awal Januari nanti. Karena dokternya banyak yang sudah mulai cuti akhir tahun ini. Dan untuk kasusku, karena aku nanti sekalian cabut 2 gigi geraham dan ambil wisdom teeth yang posisinya melintang, aku total melakukan pengambilan sebanyak 5 gigi >.<. Jadi lebih baik dibius total. Dan harus melakukan rawat inap 1 hari untuk pemulihan pasca operasi.

Pheew.. udah cukup tenang sih karena udah tau ternyata beneran gak berbahaya. Dan yang paling penting nanti dibius total! Haha. Cukup tau deh dibius suntik di gusi buat cabut gigi tuh sakit banget (lebih sakit daripada dicabutnya). Apalagi buat operasi. Jadi aman kalau aku bakal tidur sepanjang operasi nanti. Paling takut pasca operasinya aja sih. But everything is okay! :)

Sambil nunggu operasi awal Januari nanti, aku tetep mesti cek bulanan kawat gigi bagian atas. Tadinya aku pikir bakal cabut gigi geraham atas. Tapi kata dokter giginya nanti aja sekalian pas operasi biar gak usah sakit dibius-bius sekarang. Aku juga belum bisa pakai kawat untuk gigi bagian bawah karena belum operasi. Jadi kontrol bulan pertama ini cuma reposisi aja dan ganti karet! Yeay senangnya ganti karet hehehehhee.... bosen soalnya dan yang kemarin udah agak pudar dan lusuh gitu warnanya. Sekarang aku pakai warna............ merah! :)

warna karet baru :D ginsul sebelah kanan udah mulai rata yeay!!
(padahal baru sebulan)

Kenapa merah? Soalnya pengen yang warnanya terang dan solid. Jadi gak gampang kuning kalo kena makanan kaya warna pink pucat yang aku pakai bulan lalu. Yah walaupun warna merah kadang suka dikira ada cabe nyangkut :p.

Oia aku juga gak cuma pakai karet yang satuan. Tapi pakai karet yang nyambung-nyambung di beberapa gigi. Karet yang nyambung satu sama lain ini gunanya untuk menarik gigi. Sepertinya sih biar gigiku lebih rapat dan kasih ruang untuk gigi ginsulku keluar dan sejajar. Karet nyambut tuh kaya gini :

ini bukan gigiku yaaaaaah. sumber foto

Ternyata cek bulanan kalau hanya reposisi ternyata cepet sekali. Dan senang karena bakal ada progress baru setiap habis cek. Walaupun harus siap-siap sakit gigi dan ngilu dan gak bisa makan yang enak-enak lagi karena giginya sedang geser. :')


Comments