Kawat Gigi (bagian 1)

Hai-hai! Selamat hari kamis! Yeay besok udah hari Jumat dan menjelang weekend. Semoga harimu menyenangkan. Post ini adalah postingan berseri mengenai pengalaman aku menggunakan kawat gigi. Terinspirasi dari pengalaman memakai kawat giginya Shelvi di blognya dan juga Puteri Nurma di blognya, aku memutuskan share juga pengalamanku. Karena susah banget cari informasi tentang kawat gigi yang bener-bener hasil pengalaman pribadi dan bukan hasil copas lewat google. Semoga postingan ini mudah ditemukan via mesin pencari google hehe. Jujur aja awalnya aku deg-degan banget pas mau pakai dan cari tau sebanyak mungkin informasi soal pemakaian kawat gigi buat pemula. Hal apa aja yang harus disiapkan karena memakai kawat gigi sama dengan perawatan gigi ekstra dibanding ketika gak pakai.

hehe pakai foto wisuda ---- satu-satunya foto berkawat gigi saat ini :)

Aku awalnya gak mau banget pakai kawat gigi. Karena aku orangnya bukan yang pandai merawat gigi dan gigiku termasuk yang banyak banget masalahnya. Kalau udah sekali ke dokter gigi, pasti urusannya jadi panjang hehe. Tapi ada beberapa masalah di gigiku yang disebabkan penumpukan gigi. Gigiku memang ada ginsulnya. Dan penumpukan itu menyebabkan gampang terjadi pembentukan karies gigi, Jadi aku putuskan mau untuk pakai kawat gigi dengan harapan masalah di gigi ginsulku itu gak makin parah dan bisa segera diobati.

Jadi pas pertama kali datang ke dokter gigi, gigi kita akan dicetak dulu pakai sesuatu berbahan karet yang dimasukin ke mulut seperti gambar dibawah ini. Hati-hati karna agak mual ketika dimasukkan ke mulut. Karet ini akan dipakai sebagai cetakan untuk mencetak gips yang nantinya berbentuk seperti gigi kita.

(kiri) proses cetak - (kanan) gips yang sudah dicetak dengan karet

Setelah proses cetak, gigi kita akan dipasang separator (yang berwarna biru) pada gigi atas dan bawah seperti foto dibawah. Gunanya untuk memberi ruang sehingga ring bisa dipasang. Setelah proses ini, aku gak langsung pasang behelnya. Harus tunggu beberapa hari sampai gigi selesai dicetak. Selama proses ini gigiku sakiiit banget karna separatornya maksa gigiku buat lebih renggang. Gigiku jadi ngilu dan susah buat makan. Dokterku bilang tahan-tahanin karna ringnya gak boleh dibuka sampai pertemuan berikutnya :'). Dan setelah pasang kawat diperkirakan sakitnya lebih dari saat pakai separator ini. Jadi separator ini itung-itung latihan sakit sebelum pasang kawatnya nanti huhu.

separator - ring karet berwarna biru seperti di foto

Selama proses menunggu hasil gigi yang dicetak, aku melakukan rotgen gigi. Biasanya lokasi rontgen menutut saran dokter.

Setelah proses rontgen & cetak gigi selesai, baru pemasangan kawat gigi dilakukan. Pertama gigi ku di cek dan diatasi masalahnya. Kalau ada lubang akan ditambal, dan kalau ada karang gigi akan dibersihkan. Proses pencabutan atau penambalan gigi yang bermasalah juga bisa dilakukan setelah pemasangan kawat gigi (ketika kontrol bulanan). Setelah di cek, dan dibersihkan, lalu kawat pun dipasang. Tapi kebetulan aku baru pasang bagian atas karena ternyata dari hasil rontgen ada masalah dengan gusi bagian bawah dan harus dioperasi sebelum pemasangan kawat giginya. T_T Aku takut sih walaupun cuma operasi kecil. But i'll let you know tentang pengalaman operasiku nanti. Oh iya aku juga belum cabut gigi, cabutnya nanti ketika kontrol pertama sekitar sebulan setelah pasang kawat gigi. Dokterku gak menyarankan sering-sering untuk kontrol karena kasihan giginya belum stabil posisinya udah dipaksa untuk bergerak lagi ketika kawatnya dikencengin pas kontrol. Jadi paling gak jarak yang pas untuk kontrol adalah satu bulan. Tapi baiknya konsul ke doktermu ya. Hehe beda dokter beda persepsi.

Walaaa.. kawat gigi sudah dipasang! Setelah selesai pasang, dokterku ajarin gimana caranya sikat gigi yang benar untuk pemakai kawat gigi. Juga gimana cara memakai peralatan khusus ortho seperti foto dibawah.


Kebetulan dari dokter tempat aku pasang, sudah disediakan paket alat-alat yang dibutuhkan untuk pemakai kawat gigi. Jadi gak perlu repot-repot lagi cari di apotek. Tapi misalkan gak dapet dari dokternya, kira-kira ini alat-alat yang dibutuhkan bagi pemakai kawat gigi.

- Mouthwash. Ini optional dan gak harus pakai kata dokter. Tapi aku rasa perlu karna ketika pakai kawat gigi gak semua bagian mulut terjangkau oleh sikat gigi karna terhalang besi-besinya. Ini bisa cepet menimbulkan karies gigi. Apalagi kalau gak bersih dan sampai besi-besinya kotor dalam jangka waktu yang lama aku agak serem bayanginnya haha. Jadi moutwash ini paling enggak bantu 'mensterilkan' mulut.
- Sikat gigi ortho bentuknya meruncing pada bagian atasnya. Gunanya agak bisa masuk ke sudut-sudut sempit karna pemakaian kawat gigi.
- Wax gunanya untuk melapisi bagian-bagian kawat yang tajam. Benda ini penolong banget di hari-hari pertama pemakaian karna kawatnya masih tajem banget & mulutku belum terbiasa. Alhamdulillah aku gak ngerasain sariawan karna rajin pakai wax ini. Hati-hati jangan sering-sering termakan ya hehe :)
- Dental floss pasti udah pada gak asing ya. Aku pribadi jarang pakai ini karna susah. Tapi just in case simpen aja.
- Toothpicks. Hehe bener gak ya namanya. Lebih ke sikat kecil sih bentuknya. Gunanya untuk mendorong makanan keluar apabila ada yang nyangkut di kawatnya. Ini berguna banget. Aku lebih suka pakai ini dibanding tusuk gigi kayu karena lebih lembut.
- (tambahan) Vitamin C! Penting banget ini biar gak sariawan di awal pemakaian. Minimal sehari konsumsi 500mg yah..


Pengalaman 3 hari pertama setelah pasang : gak bisa makan apa-apa T______T. Gigi rasanya mau rontok semua. Tapi alhamdulillah gak sesakit yang dibayangkan. Kawatnya agak tajam sedikit tapi gak mengganggu banget karna rajin pakai wax. Mengganggunya adalah pas makan aja. Agak sedih gak bisa makan banyak. Dan kalau makan harus yang lembut banget seperti bubur atau susu. Sebagai variasi aku juga makan roti............yang dicelupin ke susu (tetep) haha. Abis gak kuat ngunyah roti juga. Aku pribadi 3 hari pertama, gigit pisang aja gak bisa hahahaa dan kalau ngunyah itu pakai lidah dan dinding gigi bagian atas. Kalau lagi on fire karena laper tapi hopeless karena gak bisa gigit, biasanya makanannya langsung aku telen tanpa dikunyah hahaha T____T. Setelah 5 hari baru gigi geraham agak kuat dan berkurang ngilunya. Udah bisa dipakai buat gigi makanan yang normal seperti sayuran.

Rekomendasi makanan untuk hari-hari pertama :
- bubur (ini udah paling bener).
- telur rebus atau telur dadar.
- mie instant yang dimasak agak overcooked.
- buah pisang.
- sup krim.
- susu.
- biskuit atau roti yang dicelupkan ke susu atau teh (sebagai variasi).

Jangan coba-coba makan :
- ayam/daging
- kerupuk
- gorengan
- kwetiau
- tauge

First impression secara keseluruhan soal pakai kawat gigi : gak enak! Aduh bersyukur banget kalau gak perlu pakai kawat gigi. Awal-awal gini rasanya kaya habis makan terus ada kerak sisa makanan yang numpuk di dinding gigi. (hehe maaf kalau agak jorok). Rasanya pengen dikorek dan dilepas hehehe. Dan jadi rajin sikat gigi! Karena setiap habis sikat gigi apalagi pake mouthwash, rasanya enak banget di mulut. Karena setiap habis makan tuh rasanya makanan gaada yang ketelen tapi nyangkut semua di kawatnya hahaha *lebay* jadi mulut gak enak dan gak fresh. Terus gak bisa senyum dengan bibir ketutup. Pasti nyengir terus kalo ketawa hehe. Kan aku jadi gak bisa senyum monyong ala anak gaul lagi. Pas kondisi badan gak fit juga rasanya gak enak. Karena ada benda asing di mulut, jadi otot-otot mulut bekerja lebih keras. Hehe lebay ya. Mungkin karna belum terbiasa banget.

Oh iya saran aku, ketika mulai pasang, tanya sebanyak mungkin sama dokternya mengenai kawat gigi ini. Jangan disimpen sendiri karna informasi yang bagus di internet menurutku masih sedikit. Jadi harus tanya langsung ke dokter. Dan alhamdulillah dokterku terbuka sekali dan selalu didiskusikan setiap ada masalah atau kalau mau melakukan suatu tindakan. Pas diutak-atik giginya, aku saranin selalu pegang kaca kecil di tangan supaya kamu bisa lihat gigi kamu lagi diapain hehe.

Segini dulu ya. Nanti kalau ada perkembangan atau setelah aku operasi, aku share lagi. ^^


Comments